Video Ungkap Pertempuran Sengit Memperebutkan Bandara Antonov di Ukraina

Jum'at, 15 Juli 2022 - 06:59 WIB
loading...
Video Ungkap Pertempuran...
Rekaman video live pertempuran di Bandara Antonov, Ukraina. Foto/rt.com
A A A
MOSKOW - Rekaman live-action pertempuran memperebutkan lapangan terbang di luar ibu kota Ukraina, Kiev, diposting online oleh reporter RT Rusia Valentin Gorshenin pada Kamis (14/7/2022).

Video tersebut, yang menggabungkan cuplikan dari kamera tubuh tentara dan citra yang ditangkap oleh drone, mengungkap episode pertempuran Bandara Internasional Antonov yang sebelumnya tak terlihat.



Bandara itu terletak di dekat kota Hostomel. Pertempuran itu terjadi pada hari-hari awal konflik antara Rusia dan Ukraina.

Dalam rekaman itu, tentara terlihat bersiap untuk serangan helikopter di area di lapangan terbang di Belarusia.

Pasukan kemudian ditampilkan turun dari helikopter dan mengamankan lapangan terbang Antonov dan beberapa bangunan di instalasi militer di dekatnya.

Baca juga: Rusia: AS Beri Intelijen pada Ukraina tentang Target Donbass

Helikopter serang dan angkut diperlihatkan memberikan dukungan kepada pasukan dan mengenai sasaran darat.

Pasukan lintas udara pada akhirnya dicapai oleh pasukan darat yang terlihat mengalir ke lapangan terbang secara massal.

Pertempuran di bandara mengakibatkan hancurnya pesawat kargo terbesar di dunia, Antonov An-225 Mriya, yang ditempatkan di sana.

Dikembangkan pada akhir 1980-an, raksasa buatan Soviet ini diwarisi Ukraina dan digunakan untuk pengiriman kargo. Bangkai pesawat ditangkap di film oleh drone dan dapat dilihat di akhir video.

Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, dengan alasan kegagalan Kiev mengimplementasikan perjanjian Minsk, yang dirancang untuk memberi wilayah Donetsk dan Lugansk status khusus di dalam negara Ukraina.

Protokol, yang ditengahi Jerman dan Prancis, pertama kali ditandatangani pada 2014. Mantan Presiden Ukraina Petro Poroshenko sejak itu mengakui tujuan utama Kiev adalah menggunakan gencatan senjata untuk mengulur waktu dan “menciptakan angkatan bersenjata yang kuat.”

Pada Februari 2022, Kremlin mengakui republik Donbass sebagai negara merdeka dan menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer Barat mana pun. Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved