Macron: Rusia Akan Gunakan Gas Sebagai Senjata Perang
Jum'at, 15 Juli 2022 - 00:11 WIB
loading...
A
A
A
Prancis diperkirakan menerima kurang dari 20 persen dari total impor gas dari Rusia.
Macron memperingatkan, transisi dari energi Rusia berarti bahwa musim panas dan awal musim gugur mungkin akan sangat sulit.
Bahkan jika terjadi konflik berkepanjangan di Ukraina, Macron mengatakan bahwa Prancis akan terus membantu Kiev mempertahankan diri dari Moskow sambil tetap menerapkan sanksi terhadap Rusia.
"Kami ingin menghentikan perang ini tanpa berperang sendiri," ujarnya.
Macron mengatakan Prancis meningkatkan pasokan gas dari Norwegia, Qatar, Aljazair dan Amerika Serikat, dan membangun cadangan gas yang akan mendekati 100 persen pada musim gugur.
Memperhatikan bahwa penggunaan energi Prancis telah "sedikit berkurang" dibandingkan tahun sebelumnya, Macron meminta pihak berwenang, konsumen, dan industri untuk menghemat energi dan menghilangkan sumber pemborosan energi.
Baca juga: Ini Hasil Pembicaraan Rusia-Ukraina di Istanbul
Macron memperingatkan, transisi dari energi Rusia berarti bahwa musim panas dan awal musim gugur mungkin akan sangat sulit.
Bahkan jika terjadi konflik berkepanjangan di Ukraina, Macron mengatakan bahwa Prancis akan terus membantu Kiev mempertahankan diri dari Moskow sambil tetap menerapkan sanksi terhadap Rusia.
"Kami ingin menghentikan perang ini tanpa berperang sendiri," ujarnya.
Macron mengatakan Prancis meningkatkan pasokan gas dari Norwegia, Qatar, Aljazair dan Amerika Serikat, dan membangun cadangan gas yang akan mendekati 100 persen pada musim gugur.
Memperhatikan bahwa penggunaan energi Prancis telah "sedikit berkurang" dibandingkan tahun sebelumnya, Macron meminta pihak berwenang, konsumen, dan industri untuk menghemat energi dan menghilangkan sumber pemborosan energi.
Baca juga: Ini Hasil Pembicaraan Rusia-Ukraina di Istanbul
Lihat Juga :