AS Sukses Uji 2 Rudal Hipersonik di Tengah Ketegangan dengan Rusia dan China
Kamis, 14 Juli 2022 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
DARPA telah meminta dan menerima USD45 juta untuk Operational Fires pada tahun fiskal 2022.
Salah satu konsep Lockheed Martin untuk senjata DARPA adalah menggunakan peluncur High Mobility Artillery Rocket System(HIMARS) yang ada, seperti yang dikirim ke Ukraina, untuk meluncurkan senjata.
Pengumuman tes rudal hipersonik yang sukses ini muncul setelah uji terbang 29 Juni yang gagal dari jenis senjata hipersonik yang berbeda, Common Hypersonic Glide Body, di Pacific Missile Range Facility di Hawaii.
Kontraktor pertahanan berharap untuk memanfaatkan peralihan ke senjata hipersonik tidak hanya dengan membangunnya, tetapi juga dengan mengembangkan mekanisme deteksi.
Pembuat senjata seperti Lockheed Martin, Northrop Grumman Corp dan Raytheon Technologies Corp semuanya telah menggembar-gemborkan program senjata hipersonik mereka kepada investor karena fokus dunia bergeser ke perlombaan senjata baru untuk kelas senjata yang baru muncul.
Salah satu konsep Lockheed Martin untuk senjata DARPA adalah menggunakan peluncur High Mobility Artillery Rocket System(HIMARS) yang ada, seperti yang dikirim ke Ukraina, untuk meluncurkan senjata.
Pengumuman tes rudal hipersonik yang sukses ini muncul setelah uji terbang 29 Juni yang gagal dari jenis senjata hipersonik yang berbeda, Common Hypersonic Glide Body, di Pacific Missile Range Facility di Hawaii.
Kontraktor pertahanan berharap untuk memanfaatkan peralihan ke senjata hipersonik tidak hanya dengan membangunnya, tetapi juga dengan mengembangkan mekanisme deteksi.
Pembuat senjata seperti Lockheed Martin, Northrop Grumman Corp dan Raytheon Technologies Corp semuanya telah menggembar-gemborkan program senjata hipersonik mereka kepada investor karena fokus dunia bergeser ke perlombaan senjata baru untuk kelas senjata yang baru muncul.
(min)
Lihat Juga :