Dua Aksi Penembakan di Bar Afrika Selatan Tewaskan 19 Orang
Minggu, 10 Juli 2022 - 21:45 WIB
loading...
Dua Aksi Penembakan di Bar Afrika Selatan Tewaskan 19 Orang. FOTO/JIJI
A
A
A
JOHANNESBURG - Dua penembakan di bar, satu di sebuah kota kecil dekat Johannesburg, yang lain di Afrika Selatan bagian timur, menewaskan 19 orang, kata polisi pada Minggu (10/7/2022). Polisi masih mencari tahu, apakah dua peristiwa ini saling terkait.
“Di Soweto, 15 orang tewas saat mereka menikmati malam,” kata polisi setempat. Penyerang berhenti di sebuah taksi minibus dan mulai menembakkan senjata berkaliber tinggi secara acak ke arah peminum.
Baca: Penembakan Shinzo Abe Kejutkan Para Pemimpin Dunia
Polisi di kota timur Pietermaritzburg, di KwaZulu-Natal, melaporkan empat orang tewas dan delapan terluka di sebuah bar ketika dua pria menembaki pelanggan secara diskriminatif. Bagi polisi, terlalu dini untuk mengatakan apakah serangan-serangan itu terkait, tetapi mereka mengamati kesamaannya.
Di Soweto, kotapraja terbesar Johannesburg di barat daya ibu kota ekonomi Afrika Selatan, polisi dipanggil ke tempat kejadian tak lama setelah tengah malam. "Ketika kami tiba di tempat kejadian, 12 orang tewas dengan luka tembak," kata petugas polisi Nonhlanhla Kubheka kepada AFP.
“Di Soweto, 15 orang tewas saat mereka menikmati malam,” kata polisi setempat. Penyerang berhenti di sebuah taksi minibus dan mulai menembakkan senjata berkaliber tinggi secara acak ke arah peminum.
Baca: Penembakan Shinzo Abe Kejutkan Para Pemimpin Dunia
Polisi di kota timur Pietermaritzburg, di KwaZulu-Natal, melaporkan empat orang tewas dan delapan terluka di sebuah bar ketika dua pria menembaki pelanggan secara diskriminatif. Bagi polisi, terlalu dini untuk mengatakan apakah serangan-serangan itu terkait, tetapi mereka mengamati kesamaannya.
Di Soweto, kotapraja terbesar Johannesburg di barat daya ibu kota ekonomi Afrika Selatan, polisi dipanggil ke tempat kejadian tak lama setelah tengah malam. "Ketika kami tiba di tempat kejadian, 12 orang tewas dengan luka tembak," kata petugas polisi Nonhlanhla Kubheka kepada AFP.
Lihat Juga :