Anggota Kongres Serukan Bantuan Militer AS untuk Diawasi, Ukraina Naik Pitam

Minggu, 10 Juli 2022 - 10:24 WIB
loading...
A A A
Poin ketiga, terkait dengan pembentukan mekanisme pengawasan, tampaknya paling membuat Kiev kesal.

“Kongres harus menetapkan pengawasan yang tepat terhadap infrastruktur penting dan pengiriman senjata dan bantuan,” kata Spartz.

Menetapkan mekanisme pengawasan tentang bagaimana uang yang ditujukan untuk membantu akan benar-benar dibelanjakan telah diminta oleh politisi AS sebelumnya. Kembali pada bulan Mei, misalnya, Senator Kentucky Rand Paul menunda pengesahan bantuan Ukraina senilai USD40 miliar, mendesak pembentukan mekanisme pengawasan. Uang bantuan akan lebih baik dihabiskan di dalam negeri, bantah Paul saat itu.

“Sumpah jabatan saya adalah untuk Konstitusi AS, bukan untuk negara asing mana pun, dan tidak peduli seberapa simpatiknya, sumpah jabatan saya adalah untuk keamanan nasional Amerika Serikat. Kita tidak bisa menyelamatkan Ukraina dengan menghancurkan ekonomi AS,” kata sang Senator.

Baca juga: Balas Dendam, Sekutu Putin Serukan Rusia Rebut Alaska dari AS

Setelah konflik yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina pecah pada akhir Februari, sejauh ini Washington menjadi pemasok senjata utama bagi Kiev. Menurut angka baru oleh Institut Kiel untuk Ekonomi Dunia (IFW), AS telah menjanjikan sekitar 6,37 miliar euro bantuan militer. Bagaimanapun, AS sebenarnya telah memberikan kurang dari setengah dari jumlah itu - sekitar 2,44 miliar euro bantuan militer - sejauh ini, menurut statistik IFW.

Namun, angka tersebut hanya mencakup "pengiriman yang diungkapkan" dan skala sebenarnya dari perangkat keras yang dikirimkan mungkin lebih besar, mengingat beberapa pasokan mungkin tiba secara rahasia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Gawat! Iran Beri Sinyal...
Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia
Rekomendasi
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved