Terungkap, Produsen Senapan Sejuta Umat AK-47 Rusia Tidak Diberi Sanksi Barat

Sabtu, 02 Juli 2022 - 04:18 WIB
loading...
A A A
Di antara mereka yang tidak disetujui diberi sanksi oleh AS, UE dan Ingggris termasuk Alan Lushnikov, pemegang saham terbesar Kalashnikov Concern JSC dan produsen asli senapan serbu AK-47. Dia dilaporkan memiliki 75 persen saham di perusahaan tersebut.

Perusahaan itu memproduksi sekitar 95 persen senapan mesin, senapan sniper, pistol, dan senjata api genggam Rusia lainnya, serta sekitar 98 persen senapan mesin militer genggam.

Perusahaan pertahanan lain yang dikenai sanksi oleh AS, UE, dan Inggris adalah Almaz-Antey yang berbasis di Moskow, yang berspesialisasi dalam sistem rudal dan anti-pesawat dan dijalankan oleh CEO Yan Novikov—yang menurut laporan Reuters belum dihukum sepenuhnya sebagai akibat dari sanksi tersebut.

Kantor berita milik negara Rusia, TASS, melaporkan pada 25 April bahwa Almaz-Antey "secara sistematis mempersiapkan sanksi negara-negara Barat," di mana Novikov yakin perusahaannya akan bertahan dan mengatasinya.

Selain sanksi terhadap 79 perusahaan terkait pertahanan Rusia, Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi terhadap 29 individu yang menyerang jantung kemampuan Rusia untuk mengembangkan dan menyebarkan senjata dan teknologi yang digunakan untuk perang brutalnya di Ukraina.

AS dan sekutu G7-nya telah bermitra untuk melarang impor emas dari Rusia, karena emas adalah ekspor non-energi terbesar Rusia.

“Komitmen dan tindakan multilateral yang luas oleh anggota G7 minggu ini semakin memotong akses Federasi Rusia ke teknologi yang sangat penting bagi militer mereka,” kata Menteri Keuangan AS Janet Yellen dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved