Aktivis Lemkan Diri pada Lukisan Van Gogh di London

Jum'at, 01 Juli 2022 - 14:57 WIB
loading...
Aktivis Lemkan Diri...
Dua aktivis merekatkan diri ke lukisan Van Gogh di London, Inggris. Foto/twitter
A A A
LONDON - Aktivis dari kelompok Just Stop Oil menyerbu Galeri Courtauld di London pada Kamis (30/6/2022). Mereka lantas menempelkan diri mereka dengan lem pada lukisan karya Vincent Van Gogh.

Dua orang aktivis itu menargetkan lukisan tahun 1889 berjudul “Peach Trees in Blossom”.



Mereka menempelkan tangan mereka ke bingkai lukisan, tampaknya berusaha menghindari kerusakan pada mahakarya itu sendiri.

Tidak segera jelas apakah para aktivis menggunakan perekat berbasis minyak bumi untuk aksi mereka.

Kedua aktivis kemudian meminta pemerintah Inggris mengakhiri proyek bahan bakar fosil baru.



Kelompok itu juga mengatakan, “Tindakan yang menargetkan museum seharusnya menggalang lembaga seni untuk bergabung dengan mereka dalam perlawanan sipil."

Aksi itu memicu tanggapan polisi yang keras, dengan beberapa petugas tiba di tempat kejadian untuk melepaskan para pengunjuk rasa dari lukisan itu.

Rekaman kejadian itu yang dibagikan kelompok itu di acara media sosial.

Protes itu terjadi sehari setelah kelompok itu melakukan aksi serupa di Galeri dan Museum Seni Kelvingrove di Glasgow.

Baca juga: Rusia Lancarkan Serangan Rudal ke Odesa, 10 Tewas

Para aktivis menargetkan lukisan abad ke-19 karya Horatio McCulloch, “My Heart's in the Highlands”, dengan dua orang menempelkan diri ke bingkainya.

Aktivis lain mengecat dinding museum dengan slogan “Just Stop Oil”. Secara keseluruhan, lima aktivis akhirnya ditangkap karena aksi kelompok di Glasgow.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved