Saudi Siapkan 100 Ulama di Masjidil Haram untuk Jawab Pertanyaan Jamaah Haji
Selasa, 28 Juni 2022 - 04:30 WIB
loading...
Saudi Siapkan 100 Ulama di Masjidil Haram untuk Jawab Pertanyaan Jamaah Haji. FOTO/SPA
A
A
A
JEDDAH - Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi telah mengalokasikan 100 ulama untuk menjawab pertanyaan dari jemaah haji selama perjalanan haji mereka.
Tersebar di 10 lokasi berbeda di dalam Masjidil Haram, 100 ulama terdiri dari hakim elit dan anggota fakultas universitas yang dilatih untuk menjawab pertanyaan secara langsung atau melalui telepon melalui tujuh stan yang beroperasi sepanjang waktu.
Baca: Lepas 413 Calon Jamaah Haji Kloter 34, Ridwan Kamil: Jangan Lupa Bersyukur Nikmat Umur dan Sehat
“Respons yang ditawarkan oleh para ulama kepada jamaah haji sesuai dengan hasil dokumen Fatwa Dua Masjid Suci dan dampaknya dalam memfasilitasi perjalanan jamaah dan Jemaah,” kata Direktur Jenderal Dakwah dan Bimbingan Masjidil Haram, Majid Al-Masoudi.
Ulama juga memberikan tanggapan tentang ritual haji sejalan dengan fatwa yang sering dikeluarkan untuk menghindari fatwa yang tidak teratur, menyatukan ijtihad (penalaran independen oleh ahli hukum Islam), dan menghindari ucapan rasis dan kebencian.
Jemaah juga dapat memiliki pertanyaan mereka dijawab oleh robot di Masjidil Haram. Kepresidenan menawarkan layanan ini di pintu masuk utama area Mataf untuk memanfaatkan teknologi dan kecerdasan buatan.
Robot ini mendukung 11 bahasa untuk memandu peziarah dari seluruh dunia, termasuk Arab, Inggris, Prancis, Rusia, Persia, Turki, Melayu, Urdu, Cina, Bengali, dan Hausa.
Tersebar di 10 lokasi berbeda di dalam Masjidil Haram, 100 ulama terdiri dari hakim elit dan anggota fakultas universitas yang dilatih untuk menjawab pertanyaan secara langsung atau melalui telepon melalui tujuh stan yang beroperasi sepanjang waktu.
Baca: Lepas 413 Calon Jamaah Haji Kloter 34, Ridwan Kamil: Jangan Lupa Bersyukur Nikmat Umur dan Sehat
“Respons yang ditawarkan oleh para ulama kepada jamaah haji sesuai dengan hasil dokumen Fatwa Dua Masjid Suci dan dampaknya dalam memfasilitasi perjalanan jamaah dan Jemaah,” kata Direktur Jenderal Dakwah dan Bimbingan Masjidil Haram, Majid Al-Masoudi.
Ulama juga memberikan tanggapan tentang ritual haji sejalan dengan fatwa yang sering dikeluarkan untuk menghindari fatwa yang tidak teratur, menyatukan ijtihad (penalaran independen oleh ahli hukum Islam), dan menghindari ucapan rasis dan kebencian.
Jemaah juga dapat memiliki pertanyaan mereka dijawab oleh robot di Masjidil Haram. Kepresidenan menawarkan layanan ini di pintu masuk utama area Mataf untuk memanfaatkan teknologi dan kecerdasan buatan.
Robot ini mendukung 11 bahasa untuk memandu peziarah dari seluruh dunia, termasuk Arab, Inggris, Prancis, Rusia, Persia, Turki, Melayu, Urdu, Cina, Bengali, dan Hausa.
Lihat Juga :