Tertangkap di Ukraina, Rusia Tidak Jamin Warga AS Tidak Dihukum Mati

Selasa, 21 Juni 2022 - 15:01 WIB
loading...
A A A
“Mereka harus dihukum,” tambahnya, menyebut Drueke dan Huynh sebagai “tentara keberuntungan,” seperti dikutip dari media yang berbasis di AS itu, Selasa (21/6/2022).

Peskov juga tidak mengatakan apakah orang-orang itu ditahan di Rusia atau oleh pasukan pro-Rusia yang memerangi Ukraina di timur negara itu. Dia menambahkan bahwa mereka tidak mungkin dicakup oleh Konvensi Jenewa yang memberikan perlindungan kepada tawanan perang karena mereka bukan bagian dari tentara reguler Ukraina.

Dalam kesempatan itu Peskov, yang berbicara dengan NBC News ketika Rusia memperoleh keuntungan di timur Ukraina, mengatakan dia tidak memiliki informasi tentang Grady Kurpasi, mantan anggota militer AS ketiga yang juga dilaporkan hilang di Ukraina oleh keluarganya.

Baca juga: Pejuang AS Hilang dalam Perang, Biden: Warga Amerika Seharusnya Tidak ke Ukraina

Peskov juga membantah bahwa bintang WNBA Amerika Brittney Griner, yang ditahan di bandara Rusia pada Februari setelah pihak berwenang di sana mengatakan dia membawa kartrid vape yang mengandung minyak ganja, ditahan sebagai "sandera."

Dia mengulangi klaim Kremlin bahwa sanksi Barat yang agresif hanya berdampak kecil pada ekonomi Rusia karena Moskow memfokuskan kembali untuk mengganti impor terbatas dengan produksi dalam negeri.

Dia juga menegaskan kembali bahwa NATO dan AS meninggalkan Rusia dengan “tidak punya pilihan” selain meluncurkan operasinya di Ukraina setelah kekhawatiran keamanannya tentang perambahan yang dirasakan blok militer di perbatasannya tidak terdengar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Helikopter Tempur Apache...
Helikopter Tempur Apache AS Jatuh Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Rekomendasi
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Berita Terkini
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved