Tertangkap di Ukraina, Rusia Tidak Jamin Warga AS Tidak Dihukum Mati
Selasa, 21 Juni 2022 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah Ukraina pada awal Maret mengatakan bahwa 20.000 orang dari 52 negara secara sukarela berperang dengan Legiun Internasional Ukraina setelah pemerintah negara itu menyerukan warga asing untuk bergabung dalam perjuangannya melawan Rusia. Tidak diketahui berapa banyak yang ada di negara ini sekarang.
Damien Magrou, juru bicara legiun asing, mengatakan dia tidak bisa "mengkonfirmasi atau menyangkal" apakah Drueke dan Huynh ada di pasukan itu.
Pada hari Jumat, video Huynh dan Drueke disiarkan oleh RT, jaringan televisi internasional yang dikendalikan negara Rusia, yang melaporkan bahwa keduanya ditawan oleh separatis.
Baca juga: Wartawan Rusia Rilis Video Tentara Bayaran AS yang Ditangkap Dekat Kharkov
Ibu Drueke mengatakan dalam sebuah wawancara minggu lalu bahwa putranya tidak berada di Ukraina untuk berperang dan dia ada di sana dalam kapasitas lebih sebagai penasihat, sementara tunangan Huynh mengatakan mereka telah berbicara tentang dia akan berperang sebelum mereka bertunangan pada akhir Maret lalu.
Baca juga: Rusia Rilis Video Warga AS yang Ditangkap, Ini Reaksi Orang Tua
Damien Magrou, juru bicara legiun asing, mengatakan dia tidak bisa "mengkonfirmasi atau menyangkal" apakah Drueke dan Huynh ada di pasukan itu.
Pada hari Jumat, video Huynh dan Drueke disiarkan oleh RT, jaringan televisi internasional yang dikendalikan negara Rusia, yang melaporkan bahwa keduanya ditawan oleh separatis.
Baca juga: Wartawan Rusia Rilis Video Tentara Bayaran AS yang Ditangkap Dekat Kharkov
Ibu Drueke mengatakan dalam sebuah wawancara minggu lalu bahwa putranya tidak berada di Ukraina untuk berperang dan dia ada di sana dalam kapasitas lebih sebagai penasihat, sementara tunangan Huynh mengatakan mereka telah berbicara tentang dia akan berperang sebelum mereka bertunangan pada akhir Maret lalu.
Baca juga: Rusia Rilis Video Warga AS yang Ditangkap, Ini Reaksi Orang Tua
(ian)
Lihat Juga :