Dikuratori Seniman Indonesia, Pameran Seni Terbesar di Dunia Bikin Risau Media Israel

Senin, 20 Juni 2022 - 14:45 WIB
loading...
Dikuratori Seniman Indonesia,...
Para pengunjung menonton lukisan raksasa, bagian dari pameran seni Documenta 15 di Jerman yang dikuratori kelompok seniman Indonesia Ruangrupa. Foto/Boris Roessler/dpa
A A A
BERLIN - Documenta 15, pameran seni kontemporer terbesar di dunia yang digelar di Jerman, telah membuat risau media-media Israel.

Alasannya pameran itu dikuratori Ruangrupa, kelompok seniman Indonesia yang dituduh mendukung gerakan boikot, divestasi, dan sanksi (BDS) anti-Israel.

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier telah mengimbau penyelenggara pertunjukan seni Documenta 15 untuk berbuat lebih banyak untuk mengatasi tuduhan anti-Semitisme seputar acara tersebut.

Pameran ini, yang berlangsung setiap lima tahun di kota Kassel, Jerman, dianggap sebagai acara terbesar dalam kalender seni internasional.

Baca juga: Israel Ingin Normalisasi Hubungan dengan Indonesia dan Arab Saudi

Ruangrupa dipilih sebagai kurator pameran Documenta 15 tahun ini. Beberapa media Israel, termasuk Ynet dan Times of Israel, dalam laporannya menuduh Ruangrupa mengundang organisasi dari negara berkembang yang mendukung gerakan BDS anti-Israel.

Berbicara pada hari Sabtu pekan lalu pada pembukaan resmi pameran, Steinmeier mengatakan; "Ada batasan untuk apa yang dapat dilakukan seniman ketika mereka menangani masalah politik."

“Sebagaimana dibenarkan beberapa kritik terhadap kebijakan Israel, seperti pembangunan pemukiman, adalah, mengakui kenegaraan Israel berarti mengakui martabat dan keamanan komunitas Yahudi modern,” katanya, seperti dikutip AP, Senin (20/6/2022).

"Sebagai presiden Jerman saya katakan untuk negara saya: Mengakui Israel adalah dasar dan kondisi untuk debat di sini."

Steinmeier mengharapkan debat yang tepat antara perwakilan dari negara berkembang dan komunitas Yahudi di Jerman dan Israel menjelang pameran.

Dia meminta penyelenggara Documenta 15 untuk tidak menyerahkan tanggung jawab mereka kepada kurator Indonesia, melainkan mengambil peran sebagai mediator dan "menciptakan struktur yang sesuai" untuk debat.

Sekitar 1 juta orang diperkirakan mengunjungi Documenta 15, yang berlangsung selama 100 hari.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Pameran Menyibak Kabut...
Pameran Menyibak Kabut Angkat 100 Tahun Kelahiran Pelukis Zaini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved