Sebut Terlu Dibesar-besarkan, Rusia Rilis Jumlah Tentara Asing yang Bertempur di Ukraina

Sabtu, 18 Juni 2022 - 21:00 WIB
loading...
A A A
"Lebih dari 100 pejuang bergabung dengan pasukan Kiev masing-masing dari Georgia, Kroasia, Suriah, Belarusia, Prancis, Bosnia dan Herzegovina, Estonia, Albania, Lithuania dan Portugal," kata laporan itu.

Sebagian diakui berasal dari Kosovodengan 156 pejuang. Nigeria adalah sumber kombatan terbesar dari Afrika, dengan 85 di antaranya tiba dari negara itu untuk ambil bagian dalam pertempuran.

Secara umum, tentara dari negara-negara Eropa memiliki tingkat retensi yang lebih tinggi daripada rekan-rekan mereka dari bagian lain dunia, menurut data. Hampir 65% dari pejuang Polandia tetap di Ukraina, dibandingkan dengan 45% dari Kanada, dan kurang dari 17% dari Amerika.

Namun, itu tidak berlaku untuk setiap negara Eropa. Menurut angka, dari 36 warga negara Swedia yang pergi ke Ukraina, 30 telah pergi dan hanya satu yang masih berjuang. Dari 33 orang dari Republik Ceko, 14 telah meninggal dan 15 masih berada di Ukraina.

Baca juga: Kremlin Sebut Suplai Senjata Barat ke Ukraina Tidak Berguna

Kementerian Rusia mengatakan datanya membuktikan bahwa klaim Ukraina tentang sejumlah besar orang asing yang bergabung dalam konflik dibesar-besarkan. Jumlah sebenarnya orang asing di negara itu berkurang dengan cepat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Terungkap, Serangan...
Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel
Rekomendasi
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Berita Terkini
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved