Lavrov: Inggris Ingin Membuat Rusia Bertekuk Lutut

Sabtu, 18 Juni 2022 - 02:01 WIB
loading...
Lavrov: Inggris Ingin...
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov menegaskan tidak ada cara meningkatkan hubungan Rusia dan Inggris sementara London ingin membuat Moskow “bertekuk lutut”.

Dia menjawab pertanyaan dari penyiar negara Inggris BBC, pada Kamis (16/6/2022), tentang keadaan hubungan yang suram antara kedua negara.

“Saya rasa tidak ada lagi ruang untuk bermanuver,” jawab Lavrov.

Baca juga: Wartawan Rusia Rilis Video Tentara Bayaran AS yang Ditangkap Dekat Kharkov

“Karena (Perdana Menteri Boris) Johnson dan (Menteri Luar Negeri Liz) Truss mengatakan secara terbuka: 'Kita harus mengalahkan Rusia, kita harus membuat Rusia bertekuk lutut. Ayo, lakukanlah,” ujar Lavrov dilansir RT.com.

Baca juga: Pejuang AS Hilang dalam Perang, Biden: Warga Amerika Seharusnya Tidak ke Ukraina

Ditanya tentang bagaimana Moskow saat ini melihat Inggris, Lavrov mengatakan, “Satu negara yang sekali lagi mencoba mengorbankan kepentingan rakyatnya untuk ambisi para politisi, yang hanya memikirkan pemilu berikutnya dan tidak ada yang lain.”

Baca juga: Putin: Era Dunia Unipolar telah Berakhir Meski Berbagai Upaya Melestarikannya

Inggris termasuk di antara banyak negara yang telah memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Rusia sebagai tanggapan atas kampanye militernya di Ukraina.

London telah memasok senjata ke Kiev, termasuk rudal permukaan-ke-udara dan anti-tank.

Truss berpendapat bulan lalu bahwa tindakan Rusia di Ukraina “harus dihadapi dengan kekerasan.”

“Kita harus bersikukuh memastikan kemenangan Ukraina dengan bantuan militer dan sanksi. Sekarang kami tidak bisa lagi melepaskan kaki dari pedal gas,” tegas Truss.

Pada Februari, Inggris memasukkan Lavrov, serta Presiden Rusia Vladimir Putin ke dalam daftar hitam.

Pada April, Rusia memberikan sanksi kepada PM Johnson, Truss, dan anggota senior pemerintah Inggris lainnya karena “tindakan bermusuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya.” Mereka dilarang masuk ke Rusia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved