AS Desak Rusia Buka Blokade Pelabuhan Ukraina untuk Ekspor Gandum

Jum'at, 17 Juni 2022 - 13:04 WIB
loading...
AS Desak Rusia Buka...
AS Desak Rusia Buka Blokade Pelabuhan Ukraina untuk Ekspor Gandum. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Menteri Pertanian Amerika Serikat (AS) Tom Vilsack, pada Kamis (16/6/2022), meminta Rusia untuk segera membuka pelabuhan Ukraina guna mengizinkan ekspor jutaan ton biji-bijian yang ditimbun.

"Mereka harus segera bertindak untuk membuka pelabuhan-pelabuhan itu dan mereka harus mengakhiri perang ini," kata Vilsack kepada wartawan di PBB. "Ini adalah hal yang serius, kita tidak boleh menggunakan makanan sebagai senjata," lanjutnya, seperti dikutip dari AFP.

Baca: Komentar PBB Soal Tuduhan Rusia Curi Gandum Ukraina

PBB telah melakukan pembicaraan mendalam antara Moskow, Kyiv dan Ankara selama berminggu-minggu tentang bagaimana membuka Laut Hitam, di mana Angkatan Laut Rusia telah menciptakan blokade di sekitar Ukraina, ke kapal kargo komersial untuk membawa gandum ke pasar global.

Kesepakatan seperti itu juga akan memungkinkan pupuk Rusia, yang sekarang diblokir oleh sanksi, untuk kembali ke pasar global. Dengan harga gandum yang melonjak secara internasional dan importir utama di Timur Tengah dan Afrika menghadapi kekurangan pasokan, Moskow menuntut agar sanksi ekonomi dicabut sebagai imbalan mengizinkan ekspor.

Vilsack mengatakan, sanksi AS dan Eropa tidak berlaku untuk biji-bijian dan pupuk. Mengatasi pembicaraan yang sedang berlangsung tentang masalah ini, Vilsack mengatakan, dia berharap Rusia akan "menganggap ini serius dan bahwa mereka tidak hanya melakukan ini untuk menciptakan citra."

Baca: Rusia Dituding Curi Biji Gandum Ukraina dan Mengekspornya, Turki Jadi Penengah

Dia mendesak Moskow "untuk memastikan bahwa mereka bernegosiasi dengan itikad baik tentang pembukaan kembali pelabuhan dan mereka melakukannya dengan cepat. Karena kebutuhannya mendesak."

“Proposal AS untuk membangun silo di Polandia untuk menerima gandum Ukraina adalah untuk mengurangi kemungkinan pembusukan sebelum gandum dapat diangkut ke pasar,” lanjutnya.



Pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, Ankara siap menjadi tuan rumah pertemuan empat arah dengan PBB, Rusia dan Ukraina untuk mengatur ekspor biji-bijian melalui Laut Hitam.

“Berdasarkan rencana tersebut, koridor aman untuk ekspor biji-bijian dari Ukraina dapat dibangun tanpa menambang di Laut Hitam,” katanya. "Jika Rusia menjawab positif, akan ada pertemuan empat pihak di Istanbul," lanjut Cavusoglu. Tidak ada komentar langsung dari Moskow.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved