Rusia Minta AS Jelaskan Aktivitas Militer-Biologis di Negara Bekas Uni Soviet

Selasa, 14 Juni 2022 - 03:00 WIB
loading...
A A A
Diplomat itu menarik perhatian pada "Lembar Fakta tentang Upaya Pengurangan Ancaman WMD dengan Ukraina, Rusia, dan Negara-Negara Bekas Uni Soviet Lainnya" yang diterbitkan pada 9 Juni di situs web Departemen Pertahanan AS, yang berisi pernyataan tentang aktivitas AS yang diduga bersifat damai. di bidang biologis pada ruang pasca-Soviet.

"Kami menganggap materi ini sebagai berita palsu dan bagian dari kampanye informasi yang diluncurkan oleh Washington untuk membenarkan aktivitas biologis militer AS di ruang pasca-Soviet untuk mengalihkan perhatian internasional dari sifat sebenarnya yang tidak transparan dan tidak pantas, yang bertentangan dengan kewajiban internasional Washington, termasuk yang berada di bawah BTWC,” tegas Zakharova.

Baca: Kremlin Tuding AS Tekan Negara Anggota G20 untuk Singkirkan Rusia

“Untuk alasan yang jelas, AS lebih memilih untuk tetap diam tentang pekerjaan yang sedang berlangsung di ruang pasca-Soviet dan tidak memberikan informasi sebagai bagian dari BTWC. Pernyataan bahwa aktivitas Pentagon dan struktur terkait adalah fokus secara eksklusif pada masalah kesehatan, itu tidak benar. Jelas, perawatan kesehatan tidak memerlukan partisipasi militer AS," lanjutnya.

Zakharova menekankan bahwa banyak penjelasan bahwa AS sedang mengumpulkan biomaterial dan memantau situasi epidemiologis "hanya memperkuat dan memperkuat ketakutan Federasi Rusia dalam konteks kepatuhan terhadap BTWC, termasuk fakta yang terungkap di Ukraina".
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved