Rudal Jelajah Rusia Hancurkan Depot Ukraina Berisi Senjata Barat
Minggu, 12 Juni 2022 - 22:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Ukraina Berupaya Selamatkan 3 Tentara Asing dari Hukuman Mati
Konashenkov juga mengatakan, 12 drone Ukraina telah jatuh di dekat Ilyichevka, Chkalovskoye, Krasnoye, Malye Prokhody, Zavody, Brazhkovka, Vernopolye, Ovodmitrovskaya dan Grushevakha di wilayah Kharkov, serta di dekat Vasilyevka, Stakhanov dan Teplogorsk di Republik Rakyat Lugansk.
Hingga kini, kota Sievierodonetsk telah menjadi pusat pertempuran untuk menguasai wilayah industri Donbas di timur, yang terdiri dari provinsi Luhansk dan Donetsk. Beberapa bagian kota telah hancur dalam beberapa pertempuran paling berdarah sejak Moskow memulai invasi pada 24 Februari.
Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai mengatakan, pasukan Ukraina dan Rusia masih berperang di jalan-jalan Sievierodonetsk. Dia mengatakan bahwa sementara pasukan Rusia telah menguasai sebagian besar kota, pasukan Ukraina tetap mengendalikan kawasan industri dan pabrik kimia tempat ratusan warga sipil berlindung.
Baca: Putin Dilaporkan Punya Pengawal Khusus, Bertugas Kumpulkan Kotorannya
Setelah dipaksa untuk mengurangi tujuan kampanye awalnya, Moskow telah beralih untuk memperluas kontrol di Donbas, di mana separatis pro-Rusia telah menguasai petak wilayah sejak 2014.
Konashenkov juga mengatakan, 12 drone Ukraina telah jatuh di dekat Ilyichevka, Chkalovskoye, Krasnoye, Malye Prokhody, Zavody, Brazhkovka, Vernopolye, Ovodmitrovskaya dan Grushevakha di wilayah Kharkov, serta di dekat Vasilyevka, Stakhanov dan Teplogorsk di Republik Rakyat Lugansk.
Hingga kini, kota Sievierodonetsk telah menjadi pusat pertempuran untuk menguasai wilayah industri Donbas di timur, yang terdiri dari provinsi Luhansk dan Donetsk. Beberapa bagian kota telah hancur dalam beberapa pertempuran paling berdarah sejak Moskow memulai invasi pada 24 Februari.
Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai mengatakan, pasukan Ukraina dan Rusia masih berperang di jalan-jalan Sievierodonetsk. Dia mengatakan bahwa sementara pasukan Rusia telah menguasai sebagian besar kota, pasukan Ukraina tetap mengendalikan kawasan industri dan pabrik kimia tempat ratusan warga sipil berlindung.
Baca: Putin Dilaporkan Punya Pengawal Khusus, Bertugas Kumpulkan Kotorannya
Setelah dipaksa untuk mengurangi tujuan kampanye awalnya, Moskow telah beralih untuk memperluas kontrol di Donbas, di mana separatis pro-Rusia telah menguasai petak wilayah sejak 2014.
Lihat Juga :