Korut Ancam Gunakan Senjata Nuklir untuk Melawan AS

Rabu, 24 Juni 2020 - 03:19 WIB
loading...
A A A
Perang Korea dimulai pada 25 Juni 1950, ketika pasukan Korut yang mendapat dukungan China dan Uni Soviet menyerbu Korea Selatan. Dalam beberapa minggu, AS terlibat dalam konflik atas nama Korea Selatan, dengan alasan itu adalah perang melawan komunisme di panggung internasional.

Rezim Kim Jong-un telah vokal dalam beberapa hari terakhir tentang upayanya untuk mengejar musuhnya, Korea Selatan. Negara komunis itu mengumumkan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan selebaran propaganda anti-Korea Selatan yang digambarkan "setinggi gunung".

Selebaran yang jumlahnya diklaim mencapai 12 juta lembar itu siap dikirim melintasi perbatasan ke Korea Selatan sebagai pembalasan atas tindakan serupa oleh para pembelot Korut yang tinggal di Korea Selatan. Pemerintah Seoul disalahkan Pyongyang karena tidak menghentikan ulah para pembelot.

Praktek meluncurkan selebaran melintasi perbatasan telah digunakan oleh para pembelot Korea Utara selama bertahun-tahun. Militer Korea Selatan telah berhenti mengirim selebaran anti-Pyongyang sejak 2010 setelah mencapai kesepekatan dengan Korea Utara dalam sebuah pertemuan.

Kelompok-kelompok pembelot Korut diketahui mengirim makanan, uang dolar, radio mini, dan stik USB berisi berita dan drama Korea Selatan. (Baca juga: John Bolton: Kim Jong-un Terbahak-bahak Tertawakan Trump )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Berita Terkini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved