AS Ternyata Bergantung pada China dan Rusia untuk Bisa Produksi Senjata

Sabtu, 11 Juni 2022 - 00:53 WIB
loading...
A A A
Minat anggota Parlemen baru-baru ini dalam menopang cadangan mineral strategis pertahanan nasional menandai perubahan signifikan bagi Kongres, yang telah berulang kali mengizinkan penjualan cadangan jutaan dolar selama beberapa dekade terakhir untuk mendanai program lain.

Pada puncaknya selama awal Perang Dingin pada tahun 1952, persediaan itu bernilai hampir USD42 miliar dalam dolar hari ini. Nilai itu telah anjlok menjadi USD888 juta pada tahun lalu.

Departemen Pertahanan mengajukan proposal legislatifnya sendiri ke Kongres bulan lalu, meminta anggota Parlemen untuk menyetujui alokasi USD253,5 juta dalam RUU otorisasi pertahanan guna mendapatkan mineral tambahan untuk persediaan.

Seth Moulton, anggota Parlemen yang duduk di Komite Layanan Angkatan Bersenjata, memimpin tujuh anggota Partai Republik pada bulan April dalam meminta subkomite alokasi pertahanan untuk memberikan tambahan USD264 juta dalam pendanaan untuk persediaan untuk Tahun Anggaran 2023.

“Stok saat ini tidak cukup untuk memenuhi persyaratan persaingan kekuatan besar,” tulis anggota Parlemen tersebut. “[Cadangan pertahanan nasional] tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan Departemen Pertahanan untuk sebagian besar bahan yang teridentifikasi jika terjadi gangguan rantai pasokan.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Visa Ditolak AS, Wasit...
Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA
Berita Terkini
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved