Trump Ancam Jebloskan Pelaku Perusakan Patung ke Penjara

Selasa, 23 Juni 2020 - 15:55 WIB
loading...
Trump Ancam Jebloskan...
Presiden AS Donald Trump memperingatkan pelaku perusakan patung dapat dipenjara selama 10 tahun. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menjebloskan para pengacau yang merusak patung atau monumen di Washington. Ia memperingatkan bahwa para pengacau tersebut bisa mendekam di penjara selama satu dekade.

"Banyak orang yang ditangkap di (Washington) DC karena vandalisme yang memalukan, di Lafayette Park, Patung Andrew Jackson yang megah, selain merusak gereja St. John di seberang jalan," tweet Trump pada Senin malam, setelah beberapa aksi protes meletus di Ibu Kota.

"10 tahun penjara di bawah Veteran's Memorial Preservation Act. Waspadalah!" ia memperingatkan seperti dilansir dari Russia Today, Selasa (23/6/2020).

Sebelumnya demonstran berkumpul di Lafayette Park dekat Gedung Putih pada hari Senin. Mereka berusaha untuk menjatuhkan patung mantan presiden AS Andrew Jackson dan merusak gereja bersejarah St John dengan grafiti. Bala bantuan polisi dikirim untuk melindungi kedua lokasi. Video yang beredar di dunia maya memperlihatkan bentrokan antara pengunjuk rasa dengan para penegak hukum.

Sejumlah penangkapan dilakukan di tengah bentrokan, seperti yang terlihat dalam video aksi protes tersebut.

Terinspirasi oleh upaya serupa di Seattle, para aktivis juga mencoba untuk membangun sebuah perkemahan pengunjuk rasa baru - dijuluki "Zona Otonomi Rumah Hitam" (BHAZ) - kurang dari dua mil dari Gedung Putih. Inisial zona baru terlihat dari semprotan di luar Gereja St John, di mana Polisi Metro Washington telah menyiapkan perimeter untuk mencegah vandalisme lebih lanjut.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved