100 Hari Perang Rusia-Ukraina, Moskow Perkuat Cengkeraman di Donbas Timur
Jum'at, 03 Juni 2022 - 02:11 WIB
loading...
A
A
A
Rusia juga menuduh Amerika Serikat menambahkan "bahan bakar ke api", setelah Presiden Joe Biden mengumumkan paket senjata senilai 700 juta dolar AS untuk Kyiv yang akan mencakup sistem roket canggih dengan jangkauan hingga 80 km.
Baca: Inggris Akan Kirim Sistem Roket Buatan AS ke Ukraina
Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan kepada sebuah forum di Slovakia, bahwa Kiev berterima kasih atas bantuan militer yang telah diterimanya. Namun, ia menambahkan bahwa pasokan senjata harus ditingkatkan untuk memastikan titik balik dalam konfrontasi ini.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Ukraina telah berjanji tidak akan menggunakan sistem itu untuk mencapai target di dalam Rusia. Biden berharap memperluas jangkauan artileri Ukraina akan membantu mendorong Rusia untuk merundingkan diakhirinya perang.
“Ukraina membutuhkan senjata untuk membebaskan wilayah Ukraina yang sementara diduduki Rusia. Kami tidak berperang di wilayah Rusia, kami tertarik pada kedaulatan dan integritas teritorial kami,” kata Andriy Yermak, kepala staf Zelenskyy, mengabaikan kritik Moskow atas keputusan AS.
Baca: Inggris Akan Kirim Sistem Roket Buatan AS ke Ukraina
Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan kepada sebuah forum di Slovakia, bahwa Kiev berterima kasih atas bantuan militer yang telah diterimanya. Namun, ia menambahkan bahwa pasokan senjata harus ditingkatkan untuk memastikan titik balik dalam konfrontasi ini.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Ukraina telah berjanji tidak akan menggunakan sistem itu untuk mencapai target di dalam Rusia. Biden berharap memperluas jangkauan artileri Ukraina akan membantu mendorong Rusia untuk merundingkan diakhirinya perang.
“Ukraina membutuhkan senjata untuk membebaskan wilayah Ukraina yang sementara diduduki Rusia. Kami tidak berperang di wilayah Rusia, kami tertarik pada kedaulatan dan integritas teritorial kami,” kata Andriy Yermak, kepala staf Zelenskyy, mengabaikan kritik Moskow atas keputusan AS.
Lihat Juga :