Presiden Pertama Polandia: Saatnya AS Beri Pukulan Terakhir kepada Rusia!
Kamis, 02 Juni 2022 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Pada 15 November 1989, enam hari setelah Tembok Berlin runtuh, Walesa, yang saat itu berusia 46 tahun, berpidato di sesi gabungan Kongres AS sebagai pemimpin Solidarity.
Berdiri di depan anggota Parlemen Amerika, mantan teknisi galangan kapal yang menggembleng seluruh gerakan buruh itu mengatakan kepada orang Amerika, "Bantuan AS ke Polandia tidak akan sia-sia, tidak akan dilupakan."
Sebagai seorang warga kehormatan Amerika Serikat, dia mengatakan hal yang sama berlaku untuk Ukraina.
“Karena jika [Presiden Rusia Vladimir] Putin mengalahkan Ukraina hari ini, dalam lima atau 10 tahun dari sekarang, Putin baru akan bangkit dan akan menjadi ancaman lain bagi dunia," paparnya.
"Dan jika kita berhasil memberikan pukulan terakhir ini ke Rusia, rakyat Rusia akan berterima kasih, karena mereka telah menderita selama berabad-abad, sekarat, kehilangan nyawa dan semua ini karena rezim jahat yang telah memerintah di negara mereka."
Tanah air Walesa, Polandia, telah menyambut sekitar setengah dari pengungsi Ukraina sejak awal invasi Rusia pada 24 Februari.
Menurut Dewan Pengungsi PBB, lebih dari 6,5 juta orang Ukraina, kebanyakan wanita dan anak-anak, diperkirakan telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, sementara tambahan 7 juta diperkirakan menjadi pengungsi internal.
Berdiri di depan anggota Parlemen Amerika, mantan teknisi galangan kapal yang menggembleng seluruh gerakan buruh itu mengatakan kepada orang Amerika, "Bantuan AS ke Polandia tidak akan sia-sia, tidak akan dilupakan."
Sebagai seorang warga kehormatan Amerika Serikat, dia mengatakan hal yang sama berlaku untuk Ukraina.
“Karena jika [Presiden Rusia Vladimir] Putin mengalahkan Ukraina hari ini, dalam lima atau 10 tahun dari sekarang, Putin baru akan bangkit dan akan menjadi ancaman lain bagi dunia," paparnya.
"Dan jika kita berhasil memberikan pukulan terakhir ini ke Rusia, rakyat Rusia akan berterima kasih, karena mereka telah menderita selama berabad-abad, sekarat, kehilangan nyawa dan semua ini karena rezim jahat yang telah memerintah di negara mereka."
Tanah air Walesa, Polandia, telah menyambut sekitar setengah dari pengungsi Ukraina sejak awal invasi Rusia pada 24 Februari.
Menurut Dewan Pengungsi PBB, lebih dari 6,5 juta orang Ukraina, kebanyakan wanita dan anak-anak, diperkirakan telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, sementara tambahan 7 juta diperkirakan menjadi pengungsi internal.
Lihat Juga :