Zonk! Tentara Jerman Tidak Punya Senjata yang Dijanjikan untuk Ukraina

Kamis, 02 Juni 2022 - 05:56 WIB
loading...
A A A
Bundeswehr memang memiliki sistem senjata IRIS-T di gudang senjatanya tetapi hanya dalam bentuk rudal udara-ke-udara yang dipasang pada pesawat tempur Eurofighter dan Tornado.

Sistem yang dirancang untuk menggantikan rudal udara-ke-udara jarak pendek AIM-9 Sidewinder AS telah dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan dari beberapa negara antara lain Jerman, Italia, Swedia, dan Yunani.

Di Jerman, IRIS-T diproduksi oleh produsen senjata Diehl, yang menawarkan rudal udara-ke-udara dan sistem berbasis darat. Berbicara tentang potensi pengiriman ke Ukraina, Helmbold mengatakan bahwa, ketika Scholz berbicara tentang sistem pertahanan udara "paling modern" di Jerman, dia mungkin tidak bermaksud sistem yang dimiliki militer.

“Jerman bukan hanya Bundeswehr,” kata Helmbold, menambahkan bahwa itu juga mengacu pada kemampuan industri.

Menurut blog pertahanan yang dijalankan oleh jurnalis lepas Thomas Wiegold, yang sebelumnya bekerja untuk kantor berita dpa dan AP, Diehl dapat "mengalihkan" rencana pengiriman sistem pertahanan udara IRIS-T SLM jarak menengah berbasis darat dan mengirimkannya ke Ukraina bukannya Mesir seperti yang dimaksudkan.

Baca juga: Kanselir Jerman: Hanya Rusia yang Harus Disalahkan atas Krisis Pangan

"Kemampuan produksi perusahaan saat ini memungkinkan untuk memproduksi dua sistem seperti itu per tahun," tambah wartawan itu.

Sistem IRIS-T SLM juga sebelumnya telah dikirim ke Swedia. Bundeswehr dilaporkan hanya mempertimbangkan pengadaannya tetapi sejauh ini belum mencapai kesepakatan seperti itu dengan Diehl.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved