Swiss Larang Anggota NATO Kirim Senjata ke Ukraina

Kamis, 02 Juni 2022 - 00:15 WIB
loading...
A A A
Namun, beberapa analis tidak setuju. Jean-Marc Rickli, kepala Risiko dan Kemunculan Risiko Global di Pusat Kebijakan Keamanan Jenewa, percaya bahwa pemerintah dibenarkan secara hukum dalam melarang ekspor kembali persenjataan Swiss ke Ukraina.

"Mengingat netralitas Swiss, menyetujui ekspor akan menjadi pelanggaran hukum internasional serta hukum domestik Swiss,” katanya seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (1/6/2022).

Baca juga: Pasok Senjata Berat, Rusia Peringatkan Risiko Konflik Langsung dengan AS

Atas dasar yang sama, Swiss sebelumnya memveto penyediaan amunisi buatan Swiss yang digunakan dalam tank anti-pesawat Gepard Jerman ke Kiev.

Meskipun demikian, tekanan pada Swiss untuk menunjukkan fleksibilitas dalam masalah ini telah meningkat selama beberapa waktu. Wakil Kanselir Jerman Robert Habeck baru-baru ini mengatakan kepada Forum Ekonomi Dunia bahwa dia menginginkan “dukungan maksimal” untuk Ukraina.

Sampai saat ini Jerman juga tidak mau memasok senjata ke zona konflik, sikap yang berubah setelah serangan Moskow di Ukraina

“Invasi Rusia ke Ukraina menandai titik balik. Ini mengancam seluruh tatanan pasca-perang kami," kata Kanselir Jerman Olaf Scholz pada akhir Februari lalu, menambahkan bahwa Berlin akan melakukan yang terbaik untuk mendukung Kiev.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved