Perkuat Daya Gempur di Laut, Iran Ubah Kapal Kargo Jadi Kapal Perang
Selasa, 31 Mei 2022 - 01:10 WIB
loading...
Perkuat Daya Gempur di Laut, Iran Ubah Kapal Kargo Jadi Kapal Perang. FOTO/The Maritim Executive
A
A
A
TEHERAN - Iran dilaporkan sedang membangun kapal pendukung baru yang besar di dekat Selat Hormuz yang strategis. Foto satelit yang diperoleh oleh The Associated menginfokan hal tersebut. Kapal perang yang sedang dalam proses pembangunan itu bernama Shahid Mahdavi.
Shahid Mahdavi tampaknya merupakan retrofit dari kapal kargo Iran yang dikenal sebagai Sarvin, berdasarkan gambar kapal sebelumnya yang juga memiliki kurva serupa dengan lambungnya. Sarvin tiba di Bandar Abbas pada akhir Juli tahun lalu dan kemudian mematikan pelacaknya.
Baca: Iran Pamer Pangkalan Drone Bawah Tanah, Lokasi Dirahasiakan
Pada 29 Januari, foto satelit dari Planet Labs PBC yang dianalisis oleh AP menunjukkan kapal tersebut berada di dok kering di Shahid Darvishi Marine Industries, sebuah perusahaan yang terkait dengan Kementerian Pertahanan Iran di sebelah barat Bandar Abbas.
“Gambar Shahid Mahdavi beredar pertama kali di media sosial. Kapal tampaknya memiliki senjata anti-pesawat berawak di haluan dan buritannya,” menurut H.I. Sutton, seorang ahli kapal militer yang pertama kali mengidentifikasi kapal tersebut berada di dekat Bandar Abbas.
Shahid Mahdavi tampaknya merupakan retrofit dari kapal kargo Iran yang dikenal sebagai Sarvin, berdasarkan gambar kapal sebelumnya yang juga memiliki kurva serupa dengan lambungnya. Sarvin tiba di Bandar Abbas pada akhir Juli tahun lalu dan kemudian mematikan pelacaknya.
Baca: Iran Pamer Pangkalan Drone Bawah Tanah, Lokasi Dirahasiakan
Pada 29 Januari, foto satelit dari Planet Labs PBC yang dianalisis oleh AP menunjukkan kapal tersebut berada di dok kering di Shahid Darvishi Marine Industries, sebuah perusahaan yang terkait dengan Kementerian Pertahanan Iran di sebelah barat Bandar Abbas.
“Gambar Shahid Mahdavi beredar pertama kali di media sosial. Kapal tampaknya memiliki senjata anti-pesawat berawak di haluan dan buritannya,” menurut H.I. Sutton, seorang ahli kapal militer yang pertama kali mengidentifikasi kapal tersebut berada di dekat Bandar Abbas.
Lihat Juga :