Zelensky Kunjungi Ukraina Timur dan Tiba-tiba Pecat Kepala Keamanan Kharkiv

Senin, 30 Mei 2022 - 09:38 WIB
loading...
Zelensky Kunjungi Ukraina...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (tengah) mengunjungi Kharkiv, Ukraina timur, untuk pertama kalinya sejak invasi Rusia dimulai. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Presiden Volodymyr Zelensky melakukan perjalanan pertamanya ke Ukraina timur sejak invasi Rusia dimulai. Ketika tiba, dia mendadak memecat kepala keamanan Kharkiv yang dianggap tidak bekerja sejak Moskow menyerang habis-habisan.

Tindakan presiden Ukraina itu merupakan teguran keras di depan publik yang jarang terjadi.

"Pria ini dipecat karena tidak bekerja untuk mempertahankan kota sejak hari-hari pertama perang skala penuh, tetapi hanya memikirkan dirinya sendiri," kata Zelensky, seperti dikutip AFP, Senin (30/5/2022).

"Sementara yang lain telah bekerja keras dengan sangat efektif, mantan kepala [keamanan] tidak melakukannya," ujarnya.

Baca juga: Intel Kiev: Pasukan Rusia di Ukraina Akan Habis Januari 2023

Meskipun Presiden Zelensky tidak menyebutkan nama pejabat yang dipecat, laporan media Ukraina mengidentifikasi pejabat itu sebagai Roman Dudin, kepala Dinas Keamanan Ukraina (SBU) wilayah Kharkiv.

Sebelumnya, kantor Zelensky mem-posting video di Telegram tentang presiden yang mengenakan rompi antipeluru saat melihat bangunan yang hancur di Kharkiv dan sekitarnya.

Dengan perang yang menghancurkan sebagian besar negaranya, presiden Ukraina dijadwalkan berbicara melalui tautan video hari ini (30/5/2022) kepada para pemimpin Uni Eropa di Brussel saat mereka berusaha untuk memecahkan kebuntuan pada embargo minyak Rusia.

Rusia, sejak gagal merebut Ibu Kota Ukraina; Kiev, pada tahap awal perang dan kemudian mundur dari wilayah Kharkiv, telah mengalihkan fokusnya ke wilayah Donbas timur.

Pasukan Moskow mengatakan pada hari Sabtu pekan lalu bahwa mereka telah merebut kota Lyman di wilayah yang diperebutkan dan meningkatkan tekanan pada kota kembar Severodonetsk dan Lysychansk.

Zelensky telah berbasis di Kiev sejak pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan serangan skala penuh ke Ukraina.

“Dalam perang ini, penjajah berusaha memeras setidaknya beberapa hasil,” kata Zelensky dalam posting Telegram.

“Tapi mereka seharusnya sudah mengerti sejak lama bahwa kami akan mempertahankan tanah kami sampai orang terakhir,” imbuh dia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
Berita Terkini
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved