Utusan HAM PBB Tepis Kritik soal Kunjungan Kontroversial ke China

Minggu, 29 Mei 2022 - 03:07 WIB
loading...
Utusan HAM PBB Tepis...
Utusan HAM PBB Tepis Kritik soal Kunjungan Kontroversial ke China. FOTO/Reuters
A A A
BEIJING - Utusan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB pada Sabtu (28/5/2022) mengatakan, kunjungan kontroversialnya ke China "bukan penyelidikan", dan bersikeras dia memiliki akses tanpa pengawasan selama pertemuan di Xinjiang, di mana Beijing dituduh melakukan pelanggaran HAM yang meluas.

Perjalanan panjang yang direncanakan Michelle Bachelet minggu ini telah membawanya ke wilayah barat jauh China, di mana Beijing dituduh menahan lebih dari satu juta orang Uyghur dan minoritas Muslim lainnya, sterilisasi paksa terhadap perempuan dan kerja paksa.

Baca: Militer China Kembangkan Senjata untuk Hancurkan Satelit Starlink Elon Musk

Amerika Serikat telah melabeli tindakan China di Xinjiang sebagai "genosida" dan "kejahatan terhadap kemanusiaan", tuduhan yang dibantah keras oleh China. Beijing mengatakan, tindakan keras keamanannya merupakan respons yang diperlukan untuk ekstremisme.

Bachelet mendapat kecaman dari kelompok-kelompok HAM dan warga Uighur di luar negeri, yang mengatakan dia telah tersandung dalam tur propaganda Partai Komunis selama enam hari, termasuk pertemuan dengan Presiden Xi Jinping, di mana media pemerintah menyarankan dia mendukung visi China tentang hak asasi manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Netanyahu Perintahkan...
Netanyahu Perintahkan Militer Israel Serang Pinggiran Kota Beirut
Tekor! Bandara Israel...
Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang
Rekomendasi
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved