Ortu Korban Penembakan Massal di Texas Sesalkan Respon Lambat Polisi
Jum'at, 27 Mei 2022 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
"Situasinya bisa selesai dengan cepat jika mereka memiliki pelatihan taktis yang lebih baik, dan kami sebagai komunitas menyaksikannya secara langsung," kata Cazares.
Baca: Telepon 911 saat Dibantai, Anak 10 Tahun Korban Penembakan Massal Texas Jadi Pahlawan
"Orang tua putus asa," kata Daniel Myers, 72. "Mereka siap untuk masuk. Seorang anggota keluarga, dia berkata: 'Saya berada di militer, beri saya pistol, saya akan masuk. Saya tidak akan ragu-ragu. Saya akan masuk.'"
"Jadi ada keputusasaan di sana, ada selang waktu," katanya kepada AFP di sebuah peringatan darurat di luar sekolah, di mana salib kayu telah didirikan dengan nama-nama korban.
Komunitas Latin yang terjalin erat berubah selamanya ketika seorang anak berusia 18 tahun dengan riwayat diintimidasi memasuki sekolah dengan senapan serbu dan ratusan amunisi.
Baca: Telepon 911 saat Dibantai, Anak 10 Tahun Korban Penembakan Massal Texas Jadi Pahlawan
"Orang tua putus asa," kata Daniel Myers, 72. "Mereka siap untuk masuk. Seorang anggota keluarga, dia berkata: 'Saya berada di militer, beri saya pistol, saya akan masuk. Saya tidak akan ragu-ragu. Saya akan masuk.'"
"Jadi ada keputusasaan di sana, ada selang waktu," katanya kepada AFP di sebuah peringatan darurat di luar sekolah, di mana salib kayu telah didirikan dengan nama-nama korban.
Komunitas Latin yang terjalin erat berubah selamanya ketika seorang anak berusia 18 tahun dengan riwayat diintimidasi memasuki sekolah dengan senapan serbu dan ratusan amunisi.
Lihat Juga :