Media AS: Israel yang Tembak Mati Kolonel IRGC Iran di Teheran

Kamis, 26 Mei 2022 - 09:49 WIB
loading...
A A A
Khodaei secara khusus bertanggung jawab atas operasi Unit 840 Timur Tengah, tetapi dia telah terlibat dalam upaya serangan terhadap warga sipil Israel, Eropa dan Amerika dan pejabat pemerintah di Kolumbia, Kenya, Ethiopia, Uni Emirat Arab, dan Siprus dalam dua tahun terakhir saja.

Pejabat intelijen yang dikutip New York Times mengatakan pembunuhan terhadap kolonel senior IRGC Iran dimaksudkan untuk memperingatkan Iran bahwa kelompok IRGC harus menghentikan kegiatannya.

Iran tidak pernah secara terbuka mengakui keberadaan Unit 840 dan menyatakan bahwa Khodaei memainkan peran yang sama sekali berbeda di IRGC setelah bergabung saat remaja, secara sukarela mendaftar selama perang Iran-Irak dan kemudian berperang melawan ISIS di Suriah atas nama Pasukan Quds.

Dua orang yang berafiliasi dengan IRGC mengatakan kepada New York Times bahwa Khodaei kemudian memainkan peran kunci dalam pengangkutan teknologi drone dan rudal ke milisi yang didukung Iran di Suriah dan ke milisi Hizbullah di Lebanon.

Dia juga menjabat sebagai penasihat taktis untuk milisi yang berbasis di Suriah

Namun, mereka menegaskan kepada New York Times bahwa Khodaei tidak dikenal di luar lingkaran keamanan Iran dan tidak memiliki detail keamanan, yang akan menjadi ciri khas seorang pejabat militer senior.

Di sisi lain, anggota senior Pasukan Quds biasanya menggunakan alias di negara tempat mereka beroperasi, dan Khodaei menggunakan nama "Kolonel Shekar".

Komandan Pasukan Quds Esmail Ghaani menghadiri pemakamannya, indikator lain yang mungkin dari status Khodaei.

Rencana untuk menargetkan Khodaei mungkin dimulai setidaknya pada Juli 2021, di mana pejabat intelijen dan militer Israel mengatakan kepada New York Times bahwa saat itulah Mossad menculik seorang Iran bernama Mansour Rasouli, yang direkrut IRGC sebagai pembunuh bayaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved