Inggris Berencana Persenjatai Moldova untuk Lindungi dari Ancaman Rusia

Minggu, 22 Mei 2022 - 07:31 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Militer Rusia: Azovstal Dibebaskan Sepenuhnya, 2.400 Orang Menyerah

Perluasan NATO di Nordik sendiri ditahan oleh Turki, tetapi Telegraph dapat mengungkapkan bahwa Recep Tayyip Erdogan, presiden Turki, akan berbicara dengan para pejabat di London dan Helsinki, serta kepala NATO, pada hari Sabtu dalam upaya diplomatik untuk memenangkan konsesi sebelum mempertimbangkan untuk membatalkan hak vetonya.

Erdogan menuntut agar Swedia dan Finlandia mengakhiri dukungan mereka terhadap kelompok-kelompok Kurdi, yang dipandang Turki sebagai teroris.

Tetapi seorang penasihat senior presiden Turki mengatakan kepada The Telegraph bahwa sekutu NATO berutang kepada Turki karena mendukung misi Barat di Suriah dan Libya.

“Kami telah melakukan banyak hal untuk NATO,” katanya.

“Kami telah menghentikan Rusia di Libya dan Idlib (di Suriah utara), dan ini juga melayani keamanan Barat. Jika kita tidak menghentikan Rusia di Libya, mereka akan mengambil alih negara dan sayap selatan NATO akan berada dalam bahaya,” tuturnya.

Turki juga menginginkan diakhirinya embargo senjata terhadap jet tempur Amerika Serikat (AS) jika ingin mendukung ekspansi NATO.

Baca juga: Turki Setuju Swedia dan Finlandia Gabung NATO Jika Sanksi S-400 Dicabut

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved