100 Bom Nuklir AS Disebar di Eropa, Sedangkan Milik Rusia Tetap di Tempat

Sabtu, 21 Mei 2022 - 13:49 WIB
loading...
A A A
Di luar tiga kekuatan nuklir aliansi NATO, lima lainnya berpartisipasi dalam berbagi senjata nuklir AS: Belgia, Jerman, Italia, Belanda, dan Turki.

Tujuh lagi berpartisipasi dalam Support of Nuclear Operations With Conventional Air Tactics (SNOWCAT), memberikan bantuan dalam misi nuklir melalui dukungan udara konvensional: Republik Ceko, Denmark, Yunani, Hongaria, Norwegia, Polandia dan Rumania.

Semua 30 anggota aliansi tidak termasuk Prancis juga merupakan bagian dari Kelompok Perencanaan Nuklir, yang membahas masalah kebijakan. Dewan Atlantik Utara tetap menjadi otoritas tertinggi NATO, dan negara-negara anggota mempertahankan kendali atas kekuatan nuklir mereka sendiri.

AS dan sekutu NATO-nya tidak mengungkapkan angka pasti untuk persediaan yang ditempatkan di Eropa.

Pada tahun 2021, Center For Arms Control and Non-Ploriferation, memperkirakan ada sekitar 100 senjata nuklir milik AS yang disimpan di lima negara anggota NATO:

1. Kleine Brogel di Belgia
2. Pangkalan Udara Büchel di Jerman
3. Pangkalan Udara Aviano dan Ghedi di Italia
4. Pangkalan Udara Volkel di Belanda
5. Pangkalan Udara Incirlik di Turki.

Sebenarnya ada pangkalan udara di Inggris yang sebelumnya juga menyimpan bom nuklir AS, tapi sudah dikeluarkan dan hanya mengoperasikan senjata nuklir milik London.

Senjata-senjata nuklir AS di negara-negara NATO itu berstatus not armed atau atau ditempatkan di pesawat. Mereka disimpan di brankas bawah tanah WS3 di pangkalan udara masing-masing, dan kode Permissive Action Link (PAL) yang digunakan untuk mengoperasikan mereka tetap berada di tangan Amerika.

Untuk digunakan, bom-bom itu akan dimuat ke pesawat tempur berkemampuan ganda yang ditunjuk NATO. Setiap negara sedang dalam proses memodernisasi pesawat tempur berkemampuan nuklirnya menjadi F-35A, F-18 Super Hornet, atau Eurofighter Typhoon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Panas! Trump Ancam Serang...
Panas! Trump Ancam Serang Fasilitas Minyak Iran di Pulau Kharg
Rekomendasi
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved