Pengacara Minta Pengadilan Kejahatan Perang Ukraina Bebaskan Tentara Rusia
Jum'at, 20 Mei 2022 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Ovsyannikov juga mempertanyakan apakah kliennya berniat membunuh Shelipov.
“Apakah mungkin membuat bidikan terarah di lingkungan seperti itu? Apakah Shishimarin memiliki niat untuk membunuh Shelipov?” tanya pengacara, menambahkan bahwa kliennya telah melaksanakan perintah dengan harapan tembakannya tidak akan membunuh Shelipov.
Dia juga mencatat bahwa Shishimarin telah secara sukarela menyerahkan dirinya kepada pasukan Ukraina.
Jaksa berpendapat, bagaimanapun, bahwa Shishimarin telah menembakkan antara tiga dan empat peluru dengan tujuan membunuh warga sipil.
"Dia menjalankan perintah pidana dan sangat menyadarinya," kata jaksa, seperti dikutip AFP.
Kremlin mengatakan tidak diberitahu tentang kasus Shishimarin dan pengacaranya mengatakan dia tidak memiliki kontak dengan pejabat Rusia.
Kantor berita Ukraina, Interfax, melaporkan pada Kamis bahwa dua tentara Rusia yang diadili di pusat negara itu telah mengakui tuduhan menembakkan artileri ke warga sipil.
“Apakah mungkin membuat bidikan terarah di lingkungan seperti itu? Apakah Shishimarin memiliki niat untuk membunuh Shelipov?” tanya pengacara, menambahkan bahwa kliennya telah melaksanakan perintah dengan harapan tembakannya tidak akan membunuh Shelipov.
Dia juga mencatat bahwa Shishimarin telah secara sukarela menyerahkan dirinya kepada pasukan Ukraina.
Jaksa berpendapat, bagaimanapun, bahwa Shishimarin telah menembakkan antara tiga dan empat peluru dengan tujuan membunuh warga sipil.
"Dia menjalankan perintah pidana dan sangat menyadarinya," kata jaksa, seperti dikutip AFP.
Kremlin mengatakan tidak diberitahu tentang kasus Shishimarin dan pengacaranya mengatakan dia tidak memiliki kontak dengan pejabat Rusia.
Kantor berita Ukraina, Interfax, melaporkan pada Kamis bahwa dua tentara Rusia yang diadili di pusat negara itu telah mengakui tuduhan menembakkan artileri ke warga sipil.
(min)
Lihat Juga :