Dikerjai Prankster Rusia, Bush Buat Pengakuan Mengejutkan Soal NATO

Jum'at, 20 Mei 2022 - 00:37 WIB
loading...
A A A
Diminta untuk menjawab argumen Rusia yang sering diulang bahwa James Baker, Menteri Luar Negeri AS di bawah George H.W. Bush yang telah berjanji kepada pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev tidak akab memperluas NATO ke timur pada tahun 1990, Bush Jr. menyatakan bahwa janji-janji seperti itu tidak relevan karena sudah dibuat sejak lama.

“Dengar, waktu berubah. Baker adalah sekretaris negara dengan ayah saya, yang bertahun-tahun yang lalu, dan jadi, eh, Amerika Serikat (bekerja di bawah) prinsip menyesuaikan diri dengan waktu. Dan itulah mengapa kami mencoba menunjukkan dukungan kami untuk negara Anda sekarang,” katanya yang meanggap prankster Rusia sebagai Zelensky.

Ditanya apakah dia setuju dengan sentimen bahwa konflik di Ukraina benar-benar konfrontasi antara Barat dan Rusia, Bush menjawab singkat "Ya".

Mengenai argumen bahwa pengakuan AS atas Kosovo pada tahun 2000-an atas dasar haknya untuk "menentukan nasib sendiri" dari Serbia membuka jalan bagi pengakuan Rusia atas Republik Donbass, Bush tampak bingung, sebelum mengatakan: "Jika Anda menang, atau ketika Anda menang, banyak dari berbagai masalah ini akan keluar dari meja."

Baca juga: Erdogan Sebut Swedia Sarang Teroris, Ancam Veto Upaya Gabung NATO

“Misi Anda adalah untuk menghancurkan pasukan Rusia sebanyak yang Anda bisa, dan pertanyaannya adalah, apakah Anda akan terus menerima bantuan yang Anda butuhkan. Dan saya tentu berharap demikian,” sambung Bush.

Dia menambahkan bahwa “sangat penting” bagi AS untuk “terus memimpin” dalam membantu Ukraina dalam mencapai tujuannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved