Rusia Gunakan Senjata Laser di Ukraina, Zelensky Meledek: Senjata Ajaib
Kamis, 19 Mei 2022 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
“Jika Peresvet membutakan, maka senjata laser generasi baru mengarah pada penghancuran fisik target–penghancuran termal, mereka terbakar,” katanya kepada televisi pemerintah Rusia.
Ditanya apakah senjata semacam itu digunakan di Ukraina, Borisov menjawab: “Ya. Prototipe pertama sudah digunakan di sana.”
Dia mengatakan senjata itu disebut "Zadira".
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengejek, membandingkan berita tentang penggunaan senjata laser Rusia dengan apa yang dia sebut sebagai "senjata ajaib" yang diungkapkan Nazi Jerman dalam upaya untuk mencegah kekalahan dalam Perang Dunia II.
“Semakin jelas bahwa mereka tidak memiliki peluang dalam perang, semakin banyak propaganda tentang senjata luar biasa yang akan sangat kuat untuk memastikan titik balik,” katanya dalam pidato video larut malam, seperti dikutip Reuters, Kamis (19/5/2022).
“Jadi kita melihat bahwa di bulan ketiga perang skala penuh, Rusia sedang mencoba untuk menemukan 'senjata ajaibnya'...ini semua dengan jelas menunjukkan kegagalan total misi.”
Hampir tidak ada yang diketahui publik tentang Zadira tetapi pada tahun 2017 media Rusia mengatakan perusahaan nuklir negara; Rosatom, membantu mengembangkannya sebagai bagian dari program untuk menciptakan prinsip-prinsip fisik baru berbasis senjata.
Ditanya apakah senjata semacam itu digunakan di Ukraina, Borisov menjawab: “Ya. Prototipe pertama sudah digunakan di sana.”
Dia mengatakan senjata itu disebut "Zadira".
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengejek, membandingkan berita tentang penggunaan senjata laser Rusia dengan apa yang dia sebut sebagai "senjata ajaib" yang diungkapkan Nazi Jerman dalam upaya untuk mencegah kekalahan dalam Perang Dunia II.
“Semakin jelas bahwa mereka tidak memiliki peluang dalam perang, semakin banyak propaganda tentang senjata luar biasa yang akan sangat kuat untuk memastikan titik balik,” katanya dalam pidato video larut malam, seperti dikutip Reuters, Kamis (19/5/2022).
“Jadi kita melihat bahwa di bulan ketiga perang skala penuh, Rusia sedang mencoba untuk menemukan 'senjata ajaibnya'...ini semua dengan jelas menunjukkan kegagalan total misi.”
Hampir tidak ada yang diketahui publik tentang Zadira tetapi pada tahun 2017 media Rusia mengatakan perusahaan nuklir negara; Rosatom, membantu mengembangkannya sebagai bagian dari program untuk menciptakan prinsip-prinsip fisik baru berbasis senjata.
Lihat Juga :