Rusia Patut Waspada, Pasukan Ukraina Sukses Tembakkan Rudal Brimstone dari Truk

Jum'at, 13 Mei 2022 - 19:44 WIB
loading...
Rusia Patut Waspada,...
Pasukan Ukraina sukses menembakkan rudal Brimstone buatan Inggris dari truk. Foto/tangkapan layar
A A A
KIEV - Sebuah video yang menunjukkan militer Ukraina sukses menembakkan rudal Brimstone buatan Inggris dari darat muncul di media sosial. Video ini menjadi dokumentasi pertama rudal yang awalnya dirancang untuk di udara itu dapat diimprovisasi diluncurkan dari darat.

Seperti yang dicatat oleh War Zone, video tersebut juga merupakan video pertama dari rudal Brimstone yang dikonfirmasi berada di Ukraina, serta ditembakkan dari peluncur yang diletakkan di belakang truk.

Sementara keadaan saat peluncuran itu dilakukan tidak diketahui. Diyakini peluncuran itu kemungkinan merupakan bagian dari latihan. Dalam video tersebut terlihat rentetan tiga rudal ditembakkan dari truk biasa yang dilapisi terpal seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (13/5/2022).



Keluarga rudal Brimstone, yang dikembangkan oleh konsorsium rudal Eropa MBDA, terdiri dari senjata yang diluncurkan dari darat, permukaan laut, dan udara yang panjangnya sedikit di bawah 1,8 meter dan berat 50 kg.

Baca juga: Jenderal Tertinggi AS Remehkan Rudal Hipersonik Rusia dalam Perang Ukraina

Fitur yang paling penting adalah bahwa rudal ini memiliki jangkauan 12 hingga 20+ km, dengan jarak terbawah dari kisaran itu lebih mungkin untuk penggunaan darat dan permukaan laut, yang terakhir dikenal sebagai Sea Spear. Sistem panduannya menggunakan pencari radar gelombang milimetrik aktif untuk menyediakan kemampuan di segala cuaca, siang dan malam.

Menurut para ahli, Brimstone dapat meluncurkan serangan salvo dan menemukan target sendiri setelah mencapai wilayah target yang dipilih. Dikatakan berkinerja baik dalam merobohkan kendaraan lapis baja, artileri, dan formasi kapal.

Menurut laporan War Zone, Inggris dilaporkan telah mengembangkan mekanisme peluncuran darat yang dipasang di truk seperti yang terlihat dalam rekaman khusus untuk Ukraina. Gagasan di balik prosedur pengembangan yang dipercepat, di mana Inggris menyelesaikan pengiriman pada jadwal yang begitu singkat, diduga untuk menjepit rak peluncur tiga rudal Brimstone yang digunakan pada pesawat ke sasis yang dipasang di truk.

Menurut video dari pengembangnya, jenis konfigurasi improvisasi ini telah terlihat sebelumnya dalam pengujian Brimstone, terutama dengan varian Sea Spear yang diluncurkan di permukaan laut.

Baca juga: Rusia Klaim Hancurkan 163 Jet Tempur dan 124 Helikopter Ukraina

Menurut laporan itu, sebuah rudal Brimstone diduga tidak mencapai targetnya, yang diperkirakan berada di wilayah Zaporozhye Ukraina, sehingga pasukan Rusia dikatakan telah menguasai senjata tersebut secara keseluruhan.

Sebuah akun pelacakan senjata di Twitter menunjukkan perbaikan rudal Brimstone yang sebelumnya diledakkan mungkin di dekat Balakliia, Oblast Kharkov, meskipun, tidak jelas apakah ini menyiratkan bahwa rudal itu mencapai target yang dimaksudkan.

Pengiriman senjata mematikan dan perangkat keras berat ke Ukraina dilaporkan sedang dipertimbangkan dengan asumsi bahwa jika cukup peralatan dikirim dari negara-negara Barat, Kiev tidak hanya akan mampu melawan balik militer Rusia karena terus melanjutkan upaya demiliterisasi dan "denazifikasi", tetapi juga mengubah gelombang di medan perang.

Baca juga: Pukul Mundur Pasukan Rusia, Ukraina Rebut Kembali Desa-desa Dekat Kharkiv

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved