Profil Mamdouh Al-Ali sang Pembunuh Bodyguard Raja Arab Saudi Abdul Aziz Al-Fagham
Kamis, 12 Mei 2022 - 22:07 WIB
loading...
Pembunuhan Jenderal Abdul Aziz al-Fagham, bodyguard hebat Raja Salman masih menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini. Foto/Middle East Eye
A
A
A
JAKARTA - Pengawal dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dikabarkan meninggal dunia karena dibunuh dengan cara ditembak. Kasus ini telah berlangsung lama, namun pembunuhan ini masih menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini.
Terbunuhnya Abdul Aziz al-Fagham ini disebabkan oleh perselisihan yang bersifat pribadi. Menurut laporan al-Fagham meninggal pada Sabtu malam di sebuah rumah milik teman dekatnya di Jeddah, kota terbesar kedua di Arab Saudi, yang terletak di tepi Laut Merah.
Pembunuhnya sendiri diketahui adalah sahabatnya sendiri yang bernama Mamdouh bin Meshaal al-Ali. Sejak saat itu diketahui bahwa saat mengunjungi rumah temannya, al-Fagham bertengkar berkepanjangan dengan sahabatnya ini.
Kemudian Mamdouh al-Ali Yang meninggalkan rumah tersebut sambil terlihat marah dan tak lama setelah itu dia kembali sambil membawa senapan, yang kemudian dia gunakan untuk membunuh al-Fagham dan melukai dua lainnya. menurut laporan.
Baca juga: Berkelahi, Bodyguard Terkemuka Raja Salman Ditembak Mati
Al-Fagham sempat dibawa ke rumah sakit terdekat, namun sudah terlambat karena dia telah meninggal karena luka tembak yang dialaminya. Sementara itu, polisi mengepung rumah tempat baku tembak terjadi dan berusaha menangkap al-Ali.
Namun tersangka pelaku menolak untuk menyerah kepada polisi bahkan sempat melukai beberapa petugas keamanan. Pada akhirnya dia ditembak mati oleh petugas keamanan.
Pembunuh pengawal raja Arab Saudi sampai saat ini masih belum diketahui persis siapa dan apa motif sebenarnya dia melakukan pembunuhan dan penyerangan yang melukai beberapa orang, yang salah satunya adalah warga Filipina.
Terbunuhnya Abdul Aziz al-Fagham ini disebabkan oleh perselisihan yang bersifat pribadi. Menurut laporan al-Fagham meninggal pada Sabtu malam di sebuah rumah milik teman dekatnya di Jeddah, kota terbesar kedua di Arab Saudi, yang terletak di tepi Laut Merah.
Pembunuhnya sendiri diketahui adalah sahabatnya sendiri yang bernama Mamdouh bin Meshaal al-Ali. Sejak saat itu diketahui bahwa saat mengunjungi rumah temannya, al-Fagham bertengkar berkepanjangan dengan sahabatnya ini.
Kemudian Mamdouh al-Ali Yang meninggalkan rumah tersebut sambil terlihat marah dan tak lama setelah itu dia kembali sambil membawa senapan, yang kemudian dia gunakan untuk membunuh al-Fagham dan melukai dua lainnya. menurut laporan.
Baca juga: Berkelahi, Bodyguard Terkemuka Raja Salman Ditembak Mati
Al-Fagham sempat dibawa ke rumah sakit terdekat, namun sudah terlambat karena dia telah meninggal karena luka tembak yang dialaminya. Sementara itu, polisi mengepung rumah tempat baku tembak terjadi dan berusaha menangkap al-Ali.
Namun tersangka pelaku menolak untuk menyerah kepada polisi bahkan sempat melukai beberapa petugas keamanan. Pada akhirnya dia ditembak mati oleh petugas keamanan.
Pembunuh pengawal raja Arab Saudi sampai saat ini masih belum diketahui persis siapa dan apa motif sebenarnya dia melakukan pembunuhan dan penyerangan yang melukai beberapa orang, yang salah satunya adalah warga Filipina.
Lihat Juga :