Filipina Pilih Presiden Baru, Putra Diktator Marcos Dijagokan Menang

Senin, 09 Mei 2022 - 11:02 WIB
loading...
A A A
Sejak Robredo mengumumkan tawarannya untuk jabatan tertinggi pada bulan Oktober, kelompok sukarelawan telah menjamur di seluruh negeri berusaha meyakinkan pemilih untuk mendukung apa yang mereka lihat sebagai pertempuran untuk jiwa negara.

Tapi pengapuran tanpa henti dari rezim brutal dan korup Marcos senior, dukungan dari keluarga elite saingan dan kekecewaan publik dengan pemerintah pasca-Marcos telah memicu popularitas keturunan.

Setelah enam tahun pemerintahan otoriter Duterte, aktivis hak asasi manusia, pemimpin gereja Katolik dan analis politik khawatir Marcos Junior akan berani memimpin dengan tinju yang lebih berat jika dia menang dengan selisih yang besar.

“Kami pikir itu akan memperburuk krisis hak asasi manusia di negara ini,” kata Cristina Palabay, sekretaris jenderal aliansi HAM; Karapatan.

Sementara Marcos Junior memiliki peluang 75 persen untuk menang, hasilnya tidak dijamin. Demikian disampaikan analis Eurasia Group, Peter Mumford, yang memperingatkan potensi kepuasan di antara para pendukungnya dapat menguntungkan Robredo di kotak suara.

Pemerintahan Otoriter

Robredo, seorang pengacara dan ekonom berusia 57 tahun, telah berjanji untuk membersihkan gaya politik kotor yang telah lama mengganggu demokrasi feodal dan korup di mana segelintir nama keluarga memegang kendali di negara itu.

Marcos Junior dan pasangannya Sara Duterte—keduanya keturunan pemimpin otoriter—telah bersikeras bahwa mereka paling memenuhi syarat untuk “menyatukan” negara, meskipun apa artinya itu tidak jelas.

Ratusan ribu pendukung berpakaian merah berkumpul di pertemuan umum Marcos Junior dan Duterte di Manila pada hari Sabtu, saat mereka melakukan dorongan terakhir untuk pemungutan suara.

Josephine Llorca mengatakan layak bertaruh pada Marcos lain karena pemerintah berturut-turut setelah revolusi 1986 yang menggulingkan keluarga gagal memperbaiki kehidupan orang miskin.

“Kami mencobanya dan mereka bahkan lebih buruk daripada waktu keluarga Marcos,” katanya.

“Kami tidak pernah melihat perkembangan apapun. Jika pemerintahan anti-Marcos lainnya berjalan dengan baik maka saya tidak berpikir kita akan memiliki BBM,” katanya, merujuk pada singkatan Bongbong Marcos yang merupakan nama tenar dari Marcos Junior.

Survei menunjukkan Marcos Junior (64) akan memenangkan lebih dari setengah suara, yang akan menjadikannya kandidat presiden pertama yang mendapatkan mayoritas mutlak sejak ayahnya digulingkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Trump: Jangan Sebut...
Trump: Jangan Sebut Saya Bodoh, Sebut Saya Diktator Tirani yang Brilian
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Menlu Ungkap Alasan...
Menlu Ungkap Alasan Prabowo Bawa Maung Garuda ke KTT ASEAN Filipina
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved