Putin pada Guterres: Rusia Masih Punya Harapan Akhiri Konflik Lewat Negosiasi

Rabu, 27 April 2022 - 12:20 WIB
loading...
Putin pada Guterres:...
Putin pada Guterres: Rusia Masih Punya Harapan Akhiri Konflik Lewat Negosiasi. FOTO/TASS
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres yang sedang berkunjung ke Moskow, bahwa dia masih berharap negosiasi untuk mengakhiri konflik di Ukraina .

"Terlepas dari kenyataan bahwa operasi militer sedang berlangsung, kami masih berharap bahwa kami akan dapat mencapai kesepakatan di jalur diplomatik," kata Putin kepada Guterres dalam sambutan yang disiarkan televisi setelah pertemuan mereka di Kremlin, Selasa (26/4/2022).

Baca: Putin Setujui Keterlibatan PBB dalam Evakuasi Warga Sipil dari Mariupol

Putin mencatat bahwa negosiator Rusia dan Ukraina membuat apa yang dia sebut sebagai “terobosan serius” dalam pembicaraan mereka di Istanbul bulan lalu. Namun, menurut Putin, upaya itu telah digagalkan oleh klaim kekejaman yang dilakukan oleh pasukan Rusia di kota Bucha di luar Kiev.

"Ada provokasi di desa Bucha, yang tidak ada hubungannya dengan Angkatan Darat Rusia," kata Putin, seperti dikutip dari Radio Free Europe.

Selama pertemuan tersebut, Guterres mengkritik tindakan militer Rusia di Ukraina sebagai pelanggaran mencolok terhadap integritas teritorial tetangganya. Dia juga mendesak Rusia untuk mengizinkan evakuasi warga sipil yang terperangkap di pabrik baja.

Baca: Inggris Dukung Ukraina Invasi Balik Rusia, Begini Reaksi Moskow

Putin menanggapi dengan mengklaim bahwa pasukan Rusia telah menawarkan koridor kemanusiaan, tetapi menurut Putin, para pejuang Ukraina di pabrik menggunakan warga sipil sebagai perisai dan tidak mengizinkan mereka untuk pergi.

Sebelum bertemu dengan presiden Rusia, Guterres sebelumnya telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov dan mengatakan kepadanya bahwa dia prihatin dengan laporan kemungkinan kejahatan perang di Ukraina dan bahwa penyelidikan independen diperlukan.

Putin juga "pada prinsipnya" menyetujui keterlibatan PBB dan Palang Merah Internasional dalam evakuasi warga sipil dari pabrik Azovstal di Mariupol Ukraina, kata PBB dalam sebuah pernyataan.

Baca: Sekutu Putin Sebut Ukraina Menuju Keruntuhan Menjadi Beberapa Negara

"Diskusi lanjutan akan dilakukan dengan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan dan Kementerian Pertahanan Rusia," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan Putin dengan Guterres.

Upaya baru-baru ini untuk mendirikan koridor kemanusiaan untuk evakuasi warga sipil telah gagal. Kompleks baja yang luas di Azovstal tetap menjadi benteng terakhir perlawanan Ukraina di pelabuhan strategis di Laut Azov.

Pejabat Ukraina mengatakan bahwa hingga 1.000 warga sipil telah berlindung di labirin terowongan bawah tanah di sana. Mereka telah berulang kali mendesak Rusia untuk menawarkan mereka jalan keluar yang aman, tetapi upaya sebelumnya untuk mengatur evakuasi telah gagal berulang kali.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Demonstran Bakar Diri...
Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!
Rekomendasi
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Berita Terkini
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Infografis
Trump Bela Putin, Tepis...
Trump Bela Putin, Tepis Klaim Rusia Tolak Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved