Selamat, Warga Korea Selatan Bisa Setahun Lebih Muda

Selasa, 26 April 2022 - 14:02 WIB
loading...
A A A
Secara resmi, negara ini telah menggunakan sistem penghitungan internasional, menggunakan tanggal lahir seseorang, di sebagian besar definisi hukum dan proses administrasi sejak tahun 1962.

Negara ini juga memiliki cara resmi lain untuk menghitung usia, di mana bayi lahir pada usia 0, dan bertambah satu tahun setiap 1 Januari.

Dengan cara ini, bayi yang lahir pada Desember 2020 akan berusia dua tahun pada Januari 2022, bahkan jika mereka tidak akan secara resmi berusia dua tahun sampai Desember tahun itu.

Metode ini terutama digunakan untuk menentukan usia legal untuk wilayah hukum yang mempengaruhi persentase signifikan dari populasi, termasuk wajib militer atau mendefinisikan usia remaja yang perlu dilindungi dari penyalahgunaan.

Dan kemudian ada metode "Usia Korea", yang lebih umum digunakan semua orang di masyarakat, di mana setiap orang secara otomatis berusia satu tahun saat lahir, dan menjadi satu tahun lebih tua pada Hari Tahun Baru terlepas dari tanggal lahir mereka.

Dengan metode ini, mega band K-pop BTS Kim Tae-hyung alias V, lahir pada tanggal 30 Desember 1995, berusia 28 tahun (usia Korea), 26 tahun (usia internasional) atau 27 tahun (usia resmi Korea lainnya) .

Dan bagi sebagian orang, itu mungkin hanya angka tetapi usia adalah sesuatu yang dianggap sangat serius di Korea Selatan.

“Bagi orang Korea Selatan, mencari tahu apakah seseorang lebih tua dari mereka atau tidak, lebih penting daripada mencari tahu nama seseorang dalam konteks sosial. Sangat penting dalam memilih cara memanggil orang itu dan kehormatan atau gelar yang diperlukan,” ungkap Shin Ji -young, profesor di Departemen Bahasa dan Sastra Korea di Universitas Korea mengatakan kepada BBC.

Tradisi pengukuran usia Korea berasal dari China dan berbagai bagian Asia. Namun Korea Selatan diyakini sebagai satu-satunya negara yang masih menghitung usia dengan cara ini.

"Globalisasi telah membuat orang Korea lebih sadar akan era internasional. Ini berdampak pada kaum muda karena mereka merasa bahwa orang Korea diejek karena (sistem penghitungan ini)," ungkap Kim Eun-ju, profesor Hukum dan Kebijakan di Universitas Hansung.

Namun disamping ejekan, kebijakan tersebut juga memiliki efek nyata pada warga Korea Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Bikin Bangga, Film Horor...
Bikin Bangga, Film Horor Terbaru Anggy Umbara World Premiere di Korea
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target
Rekomendasi
Ketua KPK Akui Berkomunikasi...
Ketua KPK Akui Berkomunikasi dengan Jaksa Agung, Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Mulai Berjalan
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Usai Diinfus karena...
Usai Diinfus karena Infeksi Bakteri, Syifa Hadju Rayakan Ultah Bersama Sahabat
Berita Terkini
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Infografis
Korea Selatan Krisis...
Korea Selatan Krisis Politik, Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved