Jika Polandia Pasok Tank ke Ukraina, Inggris Akan Siapkan Gantinya

Sabtu, 23 April 2022 - 16:31 WIB
loading...
Jika Polandia Pasok...
Tank Challenger 2. Foto/Defense News
A A A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengatakan pihaknya dapat mengirim tank ke Polandia sehingga Warsawa dapat memasok Ukraina dengan kendaraan lapis baja era Uni Soviet miliknya. Hal itu diungkapkan Johnson saat seorang jenderal Rusia mengatakan bahwa Moskow menginginkan kendali penuh atas Ukraina selatan.

Johnson menetapkan rencana untuk "jaminan keamanan" jangka panjang baru untuk Ukraina setelah berakhirnya perang, yang akan menghentikan keanggotaan NATO, tetapi cukup tangguh untuk mencegah dari invasi berulang Moskow.

"Jaminan itu akan memastikan wilayah mereka dibentengi sedemikian rupa sehingga tidak dapat ditembus," kata Johnson seperti dilansir dari Independent, Sabtu (23/4/2022).



Tapi bantuan itu tidak akan meniru prinsip Pasal 5 NATO, bahwa serangan terhadap satu anggota adalah serangan terhadap semua, merampas Kiev dari perisai keterlibatan militer Barat jika terjadi serangan di masa depan.

Mengirim tank Challenger 2 ke Polandia untuk "mengisi ulang" T-72 yang dipasok ke Ukraina akan mendekati melintasi batas yang sejauh ini diamati dengan cermat oleh Johnson, dengan hanya menyediakan perlengkapan pertahanan untuk menghindari tuduhan memprovokasi Moskow.

Belum ada permintaan yang diterima dari Warsawa, tetapi diketahui bahwa pengiriman dapat diatur dalam beberapa hari jika diperlukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved