Laporkan China Lancarkan Serangan, Stasiun TV Taiwan Minta Maaf
Kamis, 21 April 2022 - 02:16 WIB
loading...
A
A
A
Di bawah apa yang disebut 'prinsip Satu-China' atau 'kebijakan Satu-China', sebagian besar negara menahan diri untuk secara resmi mengakui kemerdekaan Taiwan.
Bagaimanapun, Taiwan selama bertahun-tahun menikmati dukungan diplomatik dan militer yang luas dari Amerika Serikat (AS), yang memelihara hubungan tidak resmi dengan pulau itu. Washington telah berulang kali memperingatkan Beijing tentang konsekuensi berat jika mencoba mengambil alih Taiwan dengan paksa.
Sejak dimulainya serangan militer Rusia terhadap Ukraina pada 24 Februari, pihak berwenang Taiwan telah meningkatkan tingkat siaga mereka sendiri, dengan mengakui bahwa saat ini tidak ada tanda-tanda invasi segera oleh China.
Terpilih pada tahun 2016, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen telah memprioritaskan peningkatan kemampuan pertahanan pulau itu, dengan program modernisasi besar-besaran yang diluncurkan oleh pemerintahannya.
Baca juga: China Desak AS Ceraikan Taiwan
Bagaimanapun, Taiwan selama bertahun-tahun menikmati dukungan diplomatik dan militer yang luas dari Amerika Serikat (AS), yang memelihara hubungan tidak resmi dengan pulau itu. Washington telah berulang kali memperingatkan Beijing tentang konsekuensi berat jika mencoba mengambil alih Taiwan dengan paksa.
Sejak dimulainya serangan militer Rusia terhadap Ukraina pada 24 Februari, pihak berwenang Taiwan telah meningkatkan tingkat siaga mereka sendiri, dengan mengakui bahwa saat ini tidak ada tanda-tanda invasi segera oleh China.
Terpilih pada tahun 2016, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen telah memprioritaskan peningkatan kemampuan pertahanan pulau itu, dengan program modernisasi besar-besaran yang diluncurkan oleh pemerintahannya.
Baca juga: China Desak AS Ceraikan Taiwan
(ian)
Lihat Juga :