Israel Sukses Tes Sistem Pertahanan Laser Pencegat Drone dan Rudal
Jum'at, 15 April 2022 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
"Ini mungkin terdengar seperti fiksi ilmiah, tapi ini nyata," ungkap Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett seperti dikutip.
"Intersepsi Iron Beam tidak bersuara, tidak terlihat dan hanya berharga sekitar USD3,50 (masing-masing)," papar dia.
Pada gilirannya, Brigadir Jenderal Yaniv Rotem dari Direktorat Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Kementerian Pertahanan Israel, dilaporkan mengatakan sistem laser baru adalah, "Pengubah permainan berkat sistemnya yang mudah dioperasikan dan keuntungan ekonomi yang signifikan."
"Rencana kami adalah menempatkan beberapa pemancar laser di sepanjang perbatasan Israel selama dekade berikutnya," ujar dia pada Reuters.
Kementerian Pertahanan Israel membagikan beberapa gambar yang menunjukkan sistem baru.
“Sinar laser tampak keluar dari stasiun darat, mengenai target dan menghancurkannya menjadi potongan-potongan kecil,” ungkap Kementerian Pertahanan Israel.
Setelah beroperasi, Israel bermaksud menyebarkan pencegat laser di selatan negara itu, dekat dengan tempat Hamas dan gerilyawan lainnya di Gaza bermarkas. Tes dilaporkan dilakukan di Gurun Negev bulan lalu.
Berita itu muncul selama peringatan pertama konflik 11 hari Israel dengan Gaza pada Mei 2021, di mana kelompok Hamas yang berkuasa di Gaza menembakkan lebih dari 4.000 roket ke Israel.
"Intersepsi Iron Beam tidak bersuara, tidak terlihat dan hanya berharga sekitar USD3,50 (masing-masing)," papar dia.
Pada gilirannya, Brigadir Jenderal Yaniv Rotem dari Direktorat Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Kementerian Pertahanan Israel, dilaporkan mengatakan sistem laser baru adalah, "Pengubah permainan berkat sistemnya yang mudah dioperasikan dan keuntungan ekonomi yang signifikan."
"Rencana kami adalah menempatkan beberapa pemancar laser di sepanjang perbatasan Israel selama dekade berikutnya," ujar dia pada Reuters.
Kementerian Pertahanan Israel membagikan beberapa gambar yang menunjukkan sistem baru.
“Sinar laser tampak keluar dari stasiun darat, mengenai target dan menghancurkannya menjadi potongan-potongan kecil,” ungkap Kementerian Pertahanan Israel.
Setelah beroperasi, Israel bermaksud menyebarkan pencegat laser di selatan negara itu, dekat dengan tempat Hamas dan gerilyawan lainnya di Gaza bermarkas. Tes dilaporkan dilakukan di Gurun Negev bulan lalu.
Berita itu muncul selama peringatan pertama konflik 11 hari Israel dengan Gaza pada Mei 2021, di mana kelompok Hamas yang berkuasa di Gaza menembakkan lebih dari 4.000 roket ke Israel.
Lihat Juga :