Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Selasa, 12 April 2022 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Selain resor golf dan hotel terapung, Korsel memiliki fasilitas lain di resor seperti spa, pusat budaya, akomodasi, toko bebas pajak, ruang karaoke, dan gedung yang digunakan untuk reuni keluarga Korea yang dipisahkan oleh perang. Nasib fasilitas itu tidak jelas.
Media pemerintah Korut sendiri pada hari ini melaporkan bahwa kebakaran di daerah Diamond Mountain selama akhir pekan menghancurkan fasilitas yang tidak ditentukan dan ratusan hektar hutan. Dikatakan bahwa api berhasil dipadamkan pada hari Minggu.
Baca juga: Tuding Rusia Lakukan Kejahatan Perang,Korut Sebut Biden Pikun
Tidak segera diketahui apakah kebakaran itu terkait dengan pembongkaran fasilitas Korsel di resor tersebut. Kementerian Unifikasi Korsel mengatakan sedang berusaha mencari tahu apakah kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan fasilitas di resor tersebut.
Kedua Korea bersama-sama menjalankan proyek tur di resor selama sekitar 10 tahun selama era menahan diri antar-Korea sebelumnya. Tur tersebut menarik sekitar 2 juta pengunjung Korsel dan menjadi sumber mata uang asing yang langka bagi Korut yang miskin. Namun Korsel menangguhkan proyek tersebut pada 2008 setelah salah satu turisnya ditembak mati oleh seorang tentara Korut di sana.
Media pemerintah Korut sendiri pada hari ini melaporkan bahwa kebakaran di daerah Diamond Mountain selama akhir pekan menghancurkan fasilitas yang tidak ditentukan dan ratusan hektar hutan. Dikatakan bahwa api berhasil dipadamkan pada hari Minggu.
Baca juga: Tuding Rusia Lakukan Kejahatan Perang,Korut Sebut Biden Pikun
Tidak segera diketahui apakah kebakaran itu terkait dengan pembongkaran fasilitas Korsel di resor tersebut. Kementerian Unifikasi Korsel mengatakan sedang berusaha mencari tahu apakah kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan fasilitas di resor tersebut.
Kedua Korea bersama-sama menjalankan proyek tur di resor selama sekitar 10 tahun selama era menahan diri antar-Korea sebelumnya. Tur tersebut menarik sekitar 2 juta pengunjung Korsel dan menjadi sumber mata uang asing yang langka bagi Korut yang miskin. Namun Korsel menangguhkan proyek tersebut pada 2008 setelah salah satu turisnya ditembak mati oleh seorang tentara Korut di sana.
Lihat Juga :