Terancam AS, China Tingkatkan Persenjataan Nuklir
Senin, 11 April 2022 - 06:59 WIB
loading...
China dilaporkan telah meningkatkan persenjataan nuklirnya karena merasa terancam oleh Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A
A
A
BEIJING - China telah mempercepat upaya untuk meningkatkan persenjataan nuklirnya karena Beijing sangat prihatin dengan ancaman yang ditimbulkan oleh Amerika Serikat (AS) .
Surat kabar Wall Street Journal (WSJ), pada Minggu (10/4/2022), melaporkan kepemimpinan China membuat keputusan strategis untuk memperkuat pencegahan nuklir negara itu jauh sebelum konflik saat ini di Ukraina.
Namun, peristiwa terbaru di Eropa, serta retorika yang semakin konfrontatif antara Beijing dan Washington atas Taiwan, telah mendorong percepatan program tersebut.
Laporan WSJ itu berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber anonim biasa yang bekerja dengan berbagai lembaga yang terlibat dalam masalah keamanan di China.
Baca juga: Putin Dikelilingi Ajudan dengan Koper Nuklir, Ini Penampakannya
Sebagai bukti lebih lanjut dari klaim surat kabar Amerika tersebut, laporan itu juga mengutip citra satelit tentang lebih dari 100 silo rudal yang dicurigai di salah satu wilayah barat China, di mana peningkatan aktivitas telah terdeteksi.
Surat kabar Wall Street Journal (WSJ), pada Minggu (10/4/2022), melaporkan kepemimpinan China membuat keputusan strategis untuk memperkuat pencegahan nuklir negara itu jauh sebelum konflik saat ini di Ukraina.
Namun, peristiwa terbaru di Eropa, serta retorika yang semakin konfrontatif antara Beijing dan Washington atas Taiwan, telah mendorong percepatan program tersebut.
Laporan WSJ itu berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber anonim biasa yang bekerja dengan berbagai lembaga yang terlibat dalam masalah keamanan di China.
Baca juga: Putin Dikelilingi Ajudan dengan Koper Nuklir, Ini Penampakannya
Sebagai bukti lebih lanjut dari klaim surat kabar Amerika tersebut, laporan itu juga mengutip citra satelit tentang lebih dari 100 silo rudal yang dicurigai di salah satu wilayah barat China, di mana peningkatan aktivitas telah terdeteksi.
Lihat Juga :