Pengamat Politik Ingatkan Pemerintah Indonesia: Hati-hati ‘Invasi’ Diam-diam Amerika

Sabtu, 09 April 2022 - 09:41 WIB
loading...
A A A
Dua tahun kemudian kekuasan Presiden Soekarno goyang menyusul terjadinya peristiwa Gerakan 30 September (G30 S/PKI). Poulgrain menduga Allen Dulles berada di balik tergulingnya Soekarno dan Kennedy.

Akhir Masa Orde Baru

Dokumen rahasia pemerintah Amerika Serikat mengungkapkan bagaimana Presiden Bill Clinton mendesak Presiden Soeharto untuk menerima berbagai persyaratan berat Dana Moneter Internasional (IMF) pada Januari 1998.

Desakan ini terungkap dalam dokumen transkrip pembicaraan telepon antara Clinton dan Soeharto yang diterbitkan Arsip Keamanan Nasional (NSA) AS pada 24 Juli 2018.

NSA, sebuah lembaga nirlaba, mendapatkan dokumen itu berdasarkan mekanisme yang diatur oleh Undang-Undang Kebebasan Informasi.

Mengapa Clinton, lewat IMF, tidak memberikan solusi ekonomi?

Salah satu alasannya, menurut Gerry, karena semakin meluasnya bisnis di antara anak dan kroni Soeharto yang membuat semakin banyak gelombang protes di masyarakat.

Itu tidak menguntungkan Amerika, dan tentu tujuannya adalah untuk menyudutkan Presiden Soeharto.

Pada akhirnya, tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto mengundurkan diri sebagai presiden kedua Indonesia setelah 32 tahun berkusa.

Gerry mengatakan, berdasarkan pengalaman dua era tersebut, bisa dipahami bahwa ada peran Amerika yang cukup besar terhadap gejolak dan klimaks kepemimpinan Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto.

Selanjutnya, di era reformasi saat ini di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Gerry, di era kepemimpinan Jokowi terjadi perang dagang antara Amerika dan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Infografis
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Pemerintah Akan Percepat Vaksin Booster
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved