Ukraina Akan Jadi Seperti Israel, Tak Mau Liberal Mirip Eropa
Kamis, 07 April 2022 - 07:54 WIB
loading...
A
A
A
"Ukraina pasti tidak akan menjadi seperti yang kita inginkan sejak awal," ujar dia, dilansir Sputnik pada Kamis (7/4/2022).
Dia berjanji, "Ukraina akan menjadi Israel besar dengan wajahnya sendiri."
Tetapi tidak jelas apakah kekaguman Zelensky menguntungkan. Otoritas Israel terus menolak permintaan Kiev untuk pengiriman senjata, dan upaya delegasi Ukraina yang dilaporkan saat ini berada di Israel untuk membeli senjata dari vendor swasta ditolak otoritas Israel, menurut Haaretz.
Tapi sekarang ada indikasi hubungan Rusia-Israel mungkin telah mencapai titik balik.
Selain memicu ejekan yang meluas, klaim Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid bahwa “pasukan Rusia melakukan kejahatan perang terhadap penduduk yang tidak berdaya” tampaknya menandakan kesediaan yang sebelumnya tidak terlihat untuk diseret ke dalam konflik ekonomi oleh kekuatan Barat.
Bulan lalu, ketegangan yang membara antara Israel dan rezim Ukraina merebak ke publik.
Axios melaporkan seorang pejabat senior Ukraina mengeluhkan dorongan Perdana Menteri Israel Naftali Bennet untuk diplomasi antara Ukraina dan Rusia “tampak seperti alasan mengapa dia tidak berbicara menentang Rusia, tidak memberikan senjata ke Ukraina dan tidak memberikan sanksi kepada Rusia.”
Tetapi di dalam Israel, tampaknya ada sedikit keinginan untuk konfrontasi publik dengan Rusia atas operasi militer khusus yang sedang berlangsung di Ukraina.
Dia berjanji, "Ukraina akan menjadi Israel besar dengan wajahnya sendiri."
Tetapi tidak jelas apakah kekaguman Zelensky menguntungkan. Otoritas Israel terus menolak permintaan Kiev untuk pengiriman senjata, dan upaya delegasi Ukraina yang dilaporkan saat ini berada di Israel untuk membeli senjata dari vendor swasta ditolak otoritas Israel, menurut Haaretz.
Tapi sekarang ada indikasi hubungan Rusia-Israel mungkin telah mencapai titik balik.
Selain memicu ejekan yang meluas, klaim Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid bahwa “pasukan Rusia melakukan kejahatan perang terhadap penduduk yang tidak berdaya” tampaknya menandakan kesediaan yang sebelumnya tidak terlihat untuk diseret ke dalam konflik ekonomi oleh kekuatan Barat.
Bulan lalu, ketegangan yang membara antara Israel dan rezim Ukraina merebak ke publik.
Axios melaporkan seorang pejabat senior Ukraina mengeluhkan dorongan Perdana Menteri Israel Naftali Bennet untuk diplomasi antara Ukraina dan Rusia “tampak seperti alasan mengapa dia tidak berbicara menentang Rusia, tidak memberikan senjata ke Ukraina dan tidak memberikan sanksi kepada Rusia.”
Tetapi di dalam Israel, tampaknya ada sedikit keinginan untuk konfrontasi publik dengan Rusia atas operasi militer khusus yang sedang berlangsung di Ukraina.
Lihat Juga :