AS Mengatakan Israel Bebas Tindak Iran
Jum'at, 01 April 2022 - 19:57 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Nides berpendapat bahwa Presiden Joe Biden melakukan apa pun yang dia bisa untuk memastikan bahwa Iran tidak memiliki senjata nuklir menggunakan saluran diplomatik, dia tampaknya diam-diam memberikan restu untuk aksi militer Israel terhadap Iran bahkan dengan kesepakatan untuk menahan program atomnya.
Baca juga: Dunia Fokus Perang Rusia-Ukraina, Iran Ancam Israel dengan Rudal
Iran menegaskan fasilitas nuklirnya tidak memiliki dimensi militer dan hanya digunakan untuk tujuan listrik serta medis, klaim yang berulang kali dikonfirmasi oleh pengawas nuklir PBB sebelum penarikan sepihak Washington dari JCPOA pada 2018.
Sejak itu, AS telah menerapkan kembali semua sanksi sebelumnya pada Teheran, sementara Iran telah mengurangi komitmennya sendiri berdasarkan kesepakatan itu termasuk batasan pengayaan uraniumnya.
Utusan AS itu melanjutkan dengan menyatakan bahwa Israel terus diberitahu tentang pembicaraan nuklir yang sedang berlangsung. Ia mengatakan Tel Aviv tahu persis apa yang sedang terjadi, bahkan jika para pejabat kadang-kadang tidak senang dengan arah negosiasi.
Penunjukkan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai kelompok teroris oleh AS tetap menjadi masalah utama antara kedua belah pihak. Nides, bagaimanapun, menolak untuk mengatakan apakah pemerintah AS akan mengeluarkan kelompok militer elit Iran itu dari daftar hitam teroris, meskipun ada laporan AS tengah mempertimbangkan langkah itu.
Baca juga: Dunia Fokus Perang Rusia-Ukraina, Iran Ancam Israel dengan Rudal
Iran menegaskan fasilitas nuklirnya tidak memiliki dimensi militer dan hanya digunakan untuk tujuan listrik serta medis, klaim yang berulang kali dikonfirmasi oleh pengawas nuklir PBB sebelum penarikan sepihak Washington dari JCPOA pada 2018.
Sejak itu, AS telah menerapkan kembali semua sanksi sebelumnya pada Teheran, sementara Iran telah mengurangi komitmennya sendiri berdasarkan kesepakatan itu termasuk batasan pengayaan uraniumnya.
Utusan AS itu melanjutkan dengan menyatakan bahwa Israel terus diberitahu tentang pembicaraan nuklir yang sedang berlangsung. Ia mengatakan Tel Aviv tahu persis apa yang sedang terjadi, bahkan jika para pejabat kadang-kadang tidak senang dengan arah negosiasi.
Penunjukkan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) sebagai kelompok teroris oleh AS tetap menjadi masalah utama antara kedua belah pihak. Nides, bagaimanapun, menolak untuk mengatakan apakah pemerintah AS akan mengeluarkan kelompok militer elit Iran itu dari daftar hitam teroris, meskipun ada laporan AS tengah mempertimbangkan langkah itu.
Lihat Juga :