PBB Sebut 4 Juta Lebih Warga Ukraina Melarikan Diri dari Perang

Rabu, 30 Maret 2022 - 20:59 WIB
loading...
PBB Sebut 4 Juta Lebih...
PBB Sebut 4 Juta Lebih Warga Ukraina Melarikan Diri dari Perang. FOTO/Reuters
A A A
JENEWA - Lebih dari 4 juta warga Ukraina kini telah meninggalkan negara itu untuk menghindari "perang tak masuk akal" Rusia . Hal itu diungkapkan badan pengungsi PBB, UNHCR, Rabu (30/3/2022).

Menurut UNHCR, 4.019.287 warga Ukraina telah melarikan diri melintasi perbatasan negara itu sejak invasi Rusia pada 24 Februari silam. Dari jumlah itu, lebih dari 2,3 juta orang telah menuju arah barat, ke Polandia.

Baca: Kremlin: Tdak Ada yang Menjanjikan dari Pembicaraan Rusia-Ukraina

"Pengungsi dari Ukraina sekarang 4 juta, lima minggu setelah dimulainya serangan Rusia," kata kepala UNHCR Filippo Grandi di Twitter, seperti dikutip dari AFP.

"Saya baru saja tiba di Ukraina. Di Lviv saya akan membahas dengan pihak berwenang, PBB dan mitra lainnya mencari cara untuk meningkatkan dukungan kami kepada orang-orang yang terkena dampak dan terlantar akibat perang yang tidak masuk akal ini," tambahnya.

Jumlah pengungsi telah melampaui perkiraan awal UNHCR, bahwa perang dapat menciptakan hingga 4 juta. Badan tersebut mengatakan kecepatan dan skala perpindahan belum pernah terjadi sebelumnya di Eropa sejak Perang Dunia II.

Baca: Perang Ukraina Picu Krisis Pangan, PBB: Terburuk Sejak Perang Dunia II

Perempuan dan anak-anak menyumbang 90 persen dari mereka yang melarikan diri. Pria Ukraina berusia 18 hingga 60 tahun memenuhi syarat untuk panggilan militer dan tidak dapat pergi.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB mengatakan, selain pengungsi Ukraina, hampir 200.000 orang non-Ukraina yang tinggal, belajar dan bekerja di negara itu juga telah pergi. Dan pada 16 Maret, sekitar 6,48 juta orang diperkirakan menjadi pengungsi internal di Ukraina, menurut survei perwakilan IOM.



"Mereka membutuhkan bantuan penyelamatan jiwa yang mendesak," kata organisasi itu pada Rabu. "Menanggapi perang di Ukraina, IOM telah meningkatkan upayanya untuk mencegah perdagangan orang baik di dalam negeri maupun di antara mereka yang bergerak di seluruh kawasan," tambahnya.

Sebelum invasi Rusia 24 Februari, Ukraina memiliki populasi 37 juta di wilayah-wilayah di bawah kendali pemerintah, tidak termasuk Krimea yang dicaplok Rusia dan wilayah separatis pro-Rusia di timur.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved