Krisis Pangan Hantui Dunia, AS-Rusia Terlibat Debat Panas di PBB

Rabu, 30 Maret 2022 - 11:41 WIB
loading...
A A A
Duta Besar Prancis untuk PBB Nicolas De Riviere mengatakan kepada Dewan Keamanan, yang belum mengeluarkan resolusi Ukraina karena hak veto Rusia, bahwa perang Rusia yang tidak tepat dan tidak dapat dibenarkan yang mencegah Ukraina mengekspor biji-bijian, mengganggu rantai pasokan global, dan menaikkan harga yang mengancam aksesibilitas komoditas pertanian bagi mereka yang paling rentan.

"Agresi Rusia terhadap Ukraina meningkatkan risiko kelaparan di dunia," dia memperingatkan.

“Orang-orang di negara berkembang yang pertama kali terkena dampaknya,” pungkasnya.

Baca juga: Jubir Kemlu Rusia: Barat Butuh Ukraina sebagai Pendobrak Melawan Moskow

Sebelumnya Kepala Pangan PBB memperingatkan perang di Ukraina telah menciptakan bencana di atas bencana dan akan memiliki dampak global melampaui apa yang terjadi sejak Perang Dunia II. Ini dikarenakan banyak orang Ukraina berprofesi sebagai petani yang menghasilkan sejumlah besar gandum dunia sekarang angkat senjata melawan Rusia.

Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia PBB, David Beasley, mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa harga pangan sudah tinggi meroket.

"Ukraina dan Rusia memproduksi 30% pasokan gandum dunia, 20% jagungnya, dan 75%-80% minyak biji bunga matahari. Program Pangan Dunia membeli 50% gandumnya dari Ukraina," katanya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Diskriminatif, AS Cabut...
Diskriminatif, AS Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Abaikan Trump, Israel...
Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon
Rekomendasi
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Berita Terkini
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved