Politisi Lokal Rusia Pidato Anti-Perang dan Kecam Putusan Putin
Senin, 28 Maret 2022 - 22:39 WIB
loading...
A
A
A
Anggota dewan lainnya menyela, dengan satu bertanya: "Apa yang terjadi di kepala Anda?" dan yang lain mengatakan: "Dan bagaimana dengan tentara kita yang memberikan hidup mereka?" Seorang anggota dewan menuduhnya mendorong tentara Rusia untuk menyerah, tuduhan yang dibantahnya.
Baca: Ribuan Warga Rusia di Praha Gelar Demo Menentang Putin
Mengangkat suaranya untuk membuat dirinya didengar, Belyayeva mengatakan pembenaran Kremlin untuk invasi itu salah. "Tidak ada satu pun bukti bahwa Ukraina sedang bersiap untuk menyerang Rusia. Tidak ada. Tidak ada. Tidak ada," katanya.
Keputusan Belyayeva untuk berbicara dan mengecam kebijakan Moskod tidak biasa terjadi di Rusia. Banyak orang Rusia tampaknya mendukung perang, sementara yang lain menyimpan pendapat mereka sendiri. Para pejabat Rusia sendiri telah membantah melakukan kejahatan perang dan mengatakan pasukan mereka di Ukraina tidak menargetkan warga sipil.
Kritik publik terhadap perang membawa risiko. Ribuan orang Rusia yang ambil bagian dalam protes telah ditahan selama sebulan terakhir, dan seorang produser TV pemerintah yang menyela buletin berita langsung yang memegang tanda anti-perang, telah didenda.
Baca: Ribuan Warga Rusia di Praha Gelar Demo Menentang Putin
Mengangkat suaranya untuk membuat dirinya didengar, Belyayeva mengatakan pembenaran Kremlin untuk invasi itu salah. "Tidak ada satu pun bukti bahwa Ukraina sedang bersiap untuk menyerang Rusia. Tidak ada. Tidak ada. Tidak ada," katanya.
Keputusan Belyayeva untuk berbicara dan mengecam kebijakan Moskod tidak biasa terjadi di Rusia. Banyak orang Rusia tampaknya mendukung perang, sementara yang lain menyimpan pendapat mereka sendiri. Para pejabat Rusia sendiri telah membantah melakukan kejahatan perang dan mengatakan pasukan mereka di Ukraina tidak menargetkan warga sipil.
Kritik publik terhadap perang membawa risiko. Ribuan orang Rusia yang ambil bagian dalam protes telah ditahan selama sebulan terakhir, dan seorang produser TV pemerintah yang menyela buletin berita langsung yang memegang tanda anti-perang, telah didenda.
Lihat Juga :