Biden Deklarasikan Perang Dingin Baru dalam Pidato Warsawa

Senin, 28 Maret 2022 - 16:36 WIB
loading...
Biden Deklarasikan Perang...
Presiden AS Joe Biden. Foto/REUTERS
A A A
WARSAWA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mendeklarasikan perang dingin baru selama pidatonya di Warsawa pada akhir pekan lalu.

Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Polandia Jacek Czaputowicz mengungkapkan hal itu pada Senin (28/3/2022).

“Kunjungan Presiden Biden memiliki dimensi global dan bersejarah. Pertunjukan di pelataran istana kerajaan dibangun sedemikian rupa untuk membuka babak baru dalam sejarah. Dalam pidato ini, presiden Amerika Serikat mendeklarasikan perang dingin baru," ungkap Czaputowicz dalam wawancara dengan harian Rzeczpospolita.

Baca juga: Rusia Tembak Jatuh 5 Pesawat Ukraina, Termasuk Sukhoi Su-24 dan Su-27

Czaputowicz membandingkan pidato Biden dengan pidato mantan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill yang disampaikan di Fulton pada 1946, ketika dia menceritakan tentang "tirai besi".

Baca juga: Vasily Blokhin, Algojo Rusia Paling Kejam Sepanjang Sejarah

Mengakhiri tur Eropa-nya, Biden mengatakan dalam pidato Sabtu di Ukraina bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin "tidak dapat tetap berkuasa".

Baca juga: Australia Anggap Pakta Keamanan Kepulauan Solomon-China Picu Militerisasi Pasifik

Biden juga menyebut Putin "tukang jagal" hingga memicu reaksi keras di Moskow.

Pada saat yang sama, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan dia tidak akan menggunakan kata-kata seperti itu, karena dapat mengakibatkan eskalasi dengan Moskow.

Beberapa politisi Amerika mengecam retorika Biden yang justru makin memperkeruh konflik Ukraina tersebut.

Pejabat AS, termasuk Menteri Luar Negeri Antony Blinken, kemudian mencatat bahwa pernyataan Biden tentang Putin tidak mendukung perubahan rezim di Rusia, dan presiden AS sendiri menarik kembali pernyataannya.

Pidato kontraversi ini didedikasikan untuk situasi di Ukraina, di mana Rusia telah meluncurkan operasi militer khusus.

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan operasi itu pada 24 Februari sebagai tanggapan atas permintaan dari Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk (DPR dan LPR) untuk membela mereka dari serangan pasukan Ukraina.

Putin menyatakan bahwa tujuan dari operasi tersebut adalah demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved